IHSG Antisipasi BI Rate Naik, Saham Grup Sinarmas-Prajogo Diborong Asing

Admin Ugems
2 من الدقائق قراءة - Wed Jul 22 07:00:00 GMT 2026

Bisnis.com, JAKARTA — Investor asing kembali membukukan aksi beli bersih (foreign net buy) sebesar Rp31,36 miliar di seluruh pasar pada perdagangan Selasa (21/7/2026) seiring dengan penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menembus 6.300.
Saham Grup Sinarmas PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA), BUMN PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM), dan Grup Prajogo Pangestu PT Petrosea Tbk. (PTRO) menjadi incaran utama investor global.
Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Indo Premier Sekuritas (IPOT), IHSG ditutup menguat 1,74% ke level 6.340,02 setelah bergerak di rentang 6.247,35 hingga 6.340,02. Sebanyak 439 saham menguat, 221 saham melemah, dan 305 saham stagnan.
Di tengah penguatan indeks, investor asing mencatatkan pembelian bersih senilai Rp31,36 miliar. Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) menjadi incaran utama dengan nilai beli bersih mencapai Rp263,6 miliar.

Posisi berikutnya ditempati PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) yang mencatatkan foreign net buy Rp92 miliar, disusul PT Petrosea Tbk. (PTRO) sebesar Rp80,7 miliar, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) Rp66,8 miliar, dan PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA) Rp66,4 miliar.
Masuknya dana asing terjadi seiring dengan reli saham-saham yang terafiliasi dengan konglomerat. Saham PTRO melonjak 8,50% ke level Rp4.470, sementara BUVA yang terafiliasi dengan Happy Hapsoro menguat 8,02% ke Rp1.010.
Selain PTRO, saham-saham Grup Prajogo Pangestu juga menghijau. PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) naik 4,17%, PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) menguat 3,33%, PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) melonjak 9,02%, PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) naik 6,13%, dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) melesat 9,70%.
Di sisi lain, investor asing paling banyak melepas saham PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk. (NSSS) dengan nilai jual bersih mencapai Rp319,7 miliar. Aksi jual juga terjadi pada PT Astra International Tbk. (ASII) sebesar Rp61,4 miliar, PT bumi resources Tbk. (BUMI) Rp52 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) Rp48,5 miliar, dan PT Bakrie & Brothers Tbk. (BNBR) Rp46,6 miliar.
Adapun, saham-saham Happy Hapsoro kompak ditutup di zona hijau. Selain BUVA, PT Sanurhasta Mitra Tbk. (MINA) naik 5,59%, PT Rukun Raharja Tbk. (RAJA) menguat 4,92%, dan PT Raharja Energi Cepu Tbk. (RATU) bertambah 3,12%.
Sementara itu, saham-saham Grup Salim juga melanjutkan penguatan, antara lain PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) naik 1,45%, PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) menguat 0,74%, PT PP London Sumatra Indonesia Tbk. (LSIP) naik 1,13%, dan PT Salim Ivomas Pratama Tbk. (SIMP) menguat 0,89%.
Head of Research & Chief Economist Mirae Asset Sekuritas Indonesia Rully Arya Wisnubroto mengatakan pelaku pasar mulai mengantisipasi kenaikan lanjutan suku bunga acuan Bank Indonesia.
Mirae Asset memperkirakan BI masih akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Juli 2026 menjadi 6%, sejalan dengan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada akhir tahun.
"Kami perkirakan suku bunga akan naik sekali lagi menjadi 6%. Setelah itu akan tetap stay di 6% sampai akhir tahun. Jadi situasi likuiditasnya dari sisi moneter akan cenderung diperketat," ujar Rully.
Top 5 Foreign Net Buy Selasa (21/7/2026)

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA): Rp263,6 miliar
PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM): Rp92,0 miliar
PT Petrosea Tbk. (PTRO): Rp80,7 miliar
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI): Rp66,8 miliar
PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA): Rp66,4 miliar


Top 5 Foreign Net Sell Selasa (21/7/2026)

PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk. (NSSS): Rp319,7 miliar
PT Astra International Tbk. (ASII): Rp61,4 miliar
PT bumi resources Tbk. (BUMI): Rp52,0 miliar
PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN): Rp48,5 miliar
PT Bakrie & Brothers Tbk. (BNBR): Rp46,6 miliar

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.



Source https://www.bisnis.com

تعليقات الصفحة