Bisnis.com, JAKARTA — Prajogo Pangestu masih mempertahankan posisi sebagai orang terkaya di Indonesia hingga Minggu (11/1/2026).
Berdasarkan data Forbes The Real-Time Billionaires List Minggu (11/1/2026), Prajogo Pangestu masih menjadi orang terkaya di Indonesia dengan nilai kekayaan bersih US$36,3 miliar.
Dengan nilai kekayaan bersih itu, Prajogo Pangestu menempati posisi ke-58 daftar orang terkaya di dunia.
Di posisi kedua, bertengger nama raja batu bara Low Tuck Kwong dengan nilai kekayaan bersih US$24,1 miliar hingga Minggu (11/1/2026). Dia saat ini menjadi orang terkaya ke-97 di dunia.
Forbes mencatat Low Tuck Kwong merupakan pendiri perusahaan pertambangan batu bara bayan resources. Selain itu, dia mengendalikan perusahaan energi terbarukan Singapura Metis Energy serta memiliki saham di The Farrer Park Company dan Samindo Resources.
Konglomerat yang terafiliasi dengan emiten pertambangan batu bara PT bayan resources Tbk. (BYAN) mendominasi daftar orang terkaya di Indonesia pada 2025 dari sektor energi.
Selain Low Tuck Kwong, ada nama Dewi Kam yang juga memiliki sumber harta dari bayan resources. Dia menempati posisi ke-17 daftar orang terkaya Indonesia 2025 dengan nilai kekayaan bersih US$4,3 miliar.
Forbes menyebut sebagian sumber cuan Dewi Kam berasal dari kepemilikannya di PT bayan resources Tbk. (BYAN).
Data laman Minerba One Data Indonesia (MODI) Kementerian ESDM, Dewi Kam merupakan pemegang saham dengan kepemilikan 99,56% di PT Sumber Suryadaya Prima. Entitas itu tercatat memegang 10% kepemilikan saham BYAN hingga 30 September 2025.
Tidak berhenti di situ, terdapat dua nama lain dalam daftar orang terkaya Indonesia 2025 yang terafiliasi dengan bayan resources yakni Jenny Quantero dan Engki Wibowo serta Lim Chai Hock.
Secara terperinci, Jenny Quantero dan Engki Wibowo yang menempati posisi ke-41 tercatat memiliki nilai kekayaan bersih US$1,4 miliar. Forbes mencatat keduanya membantu Low Tuck Kwong mendirikan bayan resources pada 2004 dan perusahaan ini melantai di Bursa Efek Indonesia pada 2008.
Kemudian, Lim Chai Hock tercatat memiliki nilai kekayaan bersih US$1,3 miliar sehingga menempati posisi ke-43 daftar orang terkaya di Indonesia pada 2025. Forbes mencatat dia merupakan salah satu pendiri bayan resources yang masih mengisi sejumlah kursi direksi di grup tersebut.
Sementara itu, keluarga Grup Djarum R. Budi Hartono dan Michael Hartono kompak menempati posisi ketiga dan keempat.
Secara terperinci, nilai kekayaan bersih Budi Hartono US$21,7 miliar. Sedangkan, Michael Hartono US$20,8 miliar.
Adapun, posisi kelima daftar orang terkaya di Indonesia hingga Minggu (11/1/2026) ditempati oleh Tahir dan Keluarga dengan nilai kekayaan bersih US$10,8 miliar.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
Source https://www.bisnis.com