Asing Serbu BBRI Saat IHSG Naik Tipis

Admin Ugems
Un minut de lectura - Tue Sep 01 07:02:00 GMT 2026

Jakarta, CNBC Indonesia — Investor asing tercatat memburu sejumlah saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Senin (31/8/2026), dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjadi saham yang paling banyak dikoleksi. Namun, secara keseluruhan asing akhirnya membukukan net sell pada penutupan perdagangan.
Berdasarkan data perdagangan, investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp434,2 miliar hingga penutupan perdagangan. Nilai transaksi asing mencapai Rp21,83 triliun, terdiri dari pembelian Rp10,70 triliun dan penjualan Rp11,13 triliun.
BBRI mencatat net buy Rp371,3 miliar setelah mengumumkan kinerja semester 1 2026. Nilai tersebut menjadi yang terbesar dibandingkan saham lainnya. Posisi BBRI bahkan cukup jauh di atas saham yang berada di urutan kedua, yakni PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dengan net buy Rp261,2 miliar.
Selanjutnya, asing mencatatkan net buy pada PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) sebesar Rp135 miliar, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) Rp103,9 miliar, dan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (adro) Rp95,8 miliar.
Selengkapnya, berikut 10 saham dengan net buy asing terbesar pada perdagangan kemarin:

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) - Rp371,3 miliar
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) - Rp261,2 miliar
PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) - Rp135 miliar
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) - Rp103,9 miliar
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (adro) - Rp95,8 miliar
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) - Rp78,9 miliar
PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) - Rp46,6 miliar
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) - Rp39,2 miliar
PT Gudang Garam Tbk (GGRM) - Rp37,8 miliar
PT Karya Pacific Energy Tbk (IATA) - Rp35,9 miliar


Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Senin (31/8/2026) dengan penguatan tipis di tengah tingginya volatilitas pasar. Pergerakan indeks dibayangi aksi penyesuaian portofolio menjelang efektifnya rebalancing MSCI.
Berdasarkan data perdagangan, IHSG ditutup naik 7,36 poin atau 0,11% ke level 6.525,48. Indeks sempat tertekan hingga menyentuh level terendah 6.476,18, sebelum berbalik menguat dan mencapai level tertinggi 6.528,10.
Aktivitas perdagangan juga melonjak. Total volume transaksi mencapai 48,93 miliar saham, dengan nilai transaksi Rp24,72 triliun dan frekuensi perdagangan sebanyak 2,37 juta kali.
Sebanyak 413 saham menguat, sementara 245 saham melemah dan 305 saham lainnya stagnan.

(mkh/mkh)



Source https://www.cnbcindonesia.com

Comentaris de la pàgina