Dipimpin Mantan Bos AMMN Alexander Ramlie, Dhilmar Akuisisi Tambang Batu Bara Australia Senilai Rp 68 T

Admin Ugems
Un minut de lectura - Fri May 22 07:00:00 GMT 2026

- Perusahaan tambang asal Inggris, Anglo American, akan menjual tambang batu bara metalurgi di Bowen Basin, Queensland, Australia, kepada perusahaan tambang swasta berbasis Inggris, Dhilmar.
Nilai transaksi dari akuisisi tersebut sebesar 3,88 miliar dollar AS atau sekitar Rp 68 triliun (asumsi kurs Rp 17.700 per dollar AS).
Dhilmar Ltd merupakan perusahaan yang dipimpin oleh Alexander Ramlie selaku Chief Executive Officer (CEO).
Alexander memiliki rekam jejak panjang di industri tambang Indonesia, salah satunya pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN).

Anglo American menyebut penjualan aset tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk keluar dari bisnis batu bara metalurgi, sekaligus menyederhanakan portofolio usaha menjelang rencana merger dengan perusahaan tambang asal Kanada, Teck Resources.



"Melalui transaksi ini, kami akan menyelesaikan penghentian bisnis batu bara untuk pembuatan baja," ujar Chief Executive Officer (CEO) Anglo American, Duncan Wanblad dalam keterangannya, dikutip dari Reuters, Jumat (22/5/2026).
Wilayah Bowen Basin di Queensland dikenal sebagai salah satu kawasan penghasil batu bara metalurgi terbesar di dunia.
Anglo American menjual aset tersebut sebagai bagian dari upaya melepas bisnis non-inti dan menekan utang perusahaan sebelum menyelesaikan merger dengan Teck Resources yang akan membentuk perusahaan tambang berfokus pada tembaga.
Nilai transaksi terdiri dari pembayaran tunai awal sebesar 2,3 miliar dollar AS dan tambahan hingga 1,58 miliar dollar AS yang bergantung pada pergerakan harga batu bara.
Meski demikian, saham Anglo American tercatat turun 1,7 persen seiring pelemahan sektor tambang secara umum akibat kekhawatiran terhadap inflasi global.
Sebelumnya, pada tahun lalu, perusahaan tambang asal Amerika Serikat, Peabody Energy, menarik tawaran akuisisi senilai 3,78 miliar dollar AS terhadap aset batu bara kokas Anglo American di Australia.
Penarikan dilakukan setelah kedua pihak gagal mencapai kesepakatan terkait penurunan harga menyusul insiden kebakaran tambang.





Anglo American juga menyatakan masih melanjutkan proses arbitrase terhadap Peabody terkait batalnya transaksi tersebut.
Adapun Dhilmar merupakan grup tambang swasta yang memiliki aset utama berupa tambang emas Eleonore di Kanada, yang diakuisisi dari Newmont Corp pada tahun lalu.



Source https://money.kompas.com

Comentaris de la pàgina