IHSG Ambruk 3%, Ini 5 Rekomendasi Saham yang Bisa Dilirik

Admin Ugems
2 minuts de lectura - Mon Mar 16 07:04:00 GMT 2026

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam pada perdagangan Jumat (13/3). Indeks turun 3,05% ke level 7.137,21.
Sejumlah saham masih mampu menahan penurunan indeks, di antaranya Sinar Mas Multiartha (SMMA) yang naik 2,04%, adaro Minerals Indonesia (ADMR) menguat 3,19%, serta adaro Andalan Indonesia (AADI) yang bertambah 1,97%.
Sebaliknya, tekanan terbesar datang dari saham-saham seperti Dian Swastatika Sentosa (DSSA) yang anjlok 11,47%, Amman Mineral Internasional (AMMN) turun 10,41%, dan DCI Indonesia (DCII) yang melemah 7,89%.
Dari sisi aliran dana, investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp221,84 miliar di pasar reguler. Sementara jika dihitung dari seluruh pasar, asing tercatat melakukan net sell Rp117,48 miliar.
Secara sektoral, seluruh sektor di bursa kompak berada di zona merah. Dari 11 sektor yang ada, sektor transportasi mencatat penurunan paling dalam dengan koreksi mencapai 3,87%.
Tekanan di pasar saham domestik juga sejalan dengan pelemahan bursa saham Amerika Serikat. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,26% ke level 46.558. Kemudian S&P 500 melemah 0,61% menjadi 6.632, sementara Nasdaq Composite terkoreksi 0,93% ke 22.105.
Sentimen negatif datang dari meningkatnya kekhawatiran pasar terkait potensi serangan pemerintahan Donald Trump terhadap fasilitas ekspor minyak mentah Iran. Selain itu, data inflasi inti PCE AS yang dirilis lebih tinggi dari perkiraan turut menambah tekanan di pasar.
Ketidakpastian geopolitik yang meningkat tersebut juga mendorong pelemahan pada sejumlah indeks terkait Indonesia, seperti ETF iShares MSCI Indonesia ETF (EIDO) yang turun 1,45% serta indeks MSCI Indonesia yang melemah 1,52%.
Di sisi lain, kinerja emiten teknologi Bukalapak menunjukkan perbaikan signifikan. Perusahaan dengan kode saham Bukalapak.com (BUKA) mencatat laba bersih sebesar Rp3,14 triliun pada 2025.
Capaian ini berbalik dari tahun sebelumnya yang masih merugi Rp1,54 triliun. Perbaikan kinerja didorong oleh lonjakan pendapatan sebesar 45,96% menjadi Rp6,51 triliun dari sebelumnya Rp4,46 triliun. Pertumbuhan ini terutama berasal dari segmen gaming yang menjadi kontributor utama pendapatan.
Selain itu, Bukalapak juga mencatat keuntungan dari aktivitas investasi sebesar Rp2,37 triliun, berbalik dari posisi rugi Rp1,54 triliun pada tahun sebelumnya.
Secara teknikal, saham BUKA berpotensi melanjutkan kenaikan menuju area Rp139, yang menjadi level dynamic resistance setelah terbentuknya valid swing low.
Sementara itu, emiten konglomerasi Astra International melalui saham Astra International (ASII) berencana melakukan aksi pembelian kembali saham (buyback).
Perusahaan menyiapkan dana maksimal Rp2 triliun untuk program tersebut. Buyback akan dilakukan dengan batas nilai tidak melebihi 20% dari modal ditempatkan dan disetor, sesuai ketentuan dalam POJK No. 13/2023.
Aksi buyback dijadwalkan berlangsung mulai 16 Maret hingga 15 Juni.
Dari sisi kinerja, total aset Astra diperkirakan turun tipis menjadi Rp505,37 triliun dari sebelumnya Rp507,37 triliun. Namun demikian, laba bersih per saham diproyeksikan meningkat menjadi Rp819 per saham dari sebelumnya Rp810 per saham.
Rekomendasi Saham Hari Ini


BUKA - Buy 133-136 | TP 138-141 | SL 127


AMRT - Buy 1435-1450 | TP 1480-1520 | SL 1390


TBIG - Buy 1460-1470 | TP 1520-1570 | SL 1390


SSMS - Buy 1300-1305 | TP 1345-1385 | SL 1235


ENRG - Buy 1380-1390 | TP 1430-1465 | SL 1300


Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.
Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.

(ayh/ayh)



Source https://www.cnbcindonesia.com

Comentaris de la pàgina