Haji Isam Mau Masuk, Saham BYAN Terbang 20%!

Admin Ugems
Lesen in einer Minute - Fri Sep 18 07:00:00 GMT 2026

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga saham PT bayan resources Tbk (BYAN) tercatat berada di level Rp13.825 per saham, atau melonjak 19,96% usai mengumumkan rencana pengalihan sekitar 10 miliar saham milik pendiri sekaligus pengendali Low Tuck Kwong dan putrinya, Elaine Low, kepada PT Jhonlin Baratama, perusahaan yang merupakan bagian dari Jhonlin Group milik Haji Isam.

Tak hanya BYAN, sejumlah saham yang berkaitan dengan kelompok usaha Haji Isam juga bergerak menguat pada awal perdagangan.
Saham PT. Dana Brata Luhur Tbk. (TEBE) tercatat berada di level Rp2.380 per saham, dengan kenaikan mencapai 16,39%.
Selain itu, PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) tercatat naik 9,7% ke level Rp11.025 per saham.
Sementara itu, saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) tercatat menguat 4,06% menjadi Rp4.360 per saham.
Pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam dikabarkan bakal mengakuisisi sekitar 30% saham PT bayan resources Tbk (BYAN) melalui PT Jhonlin Baratama. Rencana transaksi ini menjadi sorotan di tengah pergerakan saham BYAN yang masih berfluktuasi.
Berdasarkan keterbukaan informasi, Low Tuck Kwong dan Elaine Low telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (Conditional Sale and Purchase of Shares Agreement) dengan PT Jhonlin Baratama pada 16 September 2026.Perjanjian tersebut mencakup rencana pengalihan 10.000.000.500 saham biasa BYAN, setara sekitar 30% dari total saham beredar perseroan.Penyelesaian transaksi masih bergantung pada pemenuhan sejumlah persyaratan pendahuluan yang telah disepakati para pihak. Dengan demikian, pengalihan saham tersebut belum dapat dianggap selesai.

Berapa Harga yang Ditawarkan Haji Isam?Sebelumnya, beredar rumor bahwa Haji Isam menawarkan US$3 miliar untuk mengambil alih sekitar 62% saham BYAN.Jika menggunakan asumsi kurs Rp17.700 per dolar AS, nilai tersebut setara dengan Rp53,1 triliun.Artinya bila menggunakan asumsi harga penawaran tersebut, 10 miliar saham BYAN akan setara dengan sekitar Rp25 triliun. Namun bila menggunakan alokasi dana Rp53,1 triliun untuk mengakuisisi 30% saham BYAN, maka harga per saham akan berada di kisaran Rp5.300.Namun, angka tersebut masih merupakan simulasi berdasarkan rumor penawaran US$3 miliar untuk 62% saham. Harga transaksi yang sebenarnya belum diumumkan dalam keterbukaan informasi terbaru.Sebagai perbandingan, harga saham BYAN pada penutupan perdagangan Kamis (17/9/2026) berada di level Rp11.525 per saham. Dengan demikian, harga pasar BYAN saat ini jauh di atas harga indikatif yang dihasilkan dari rumor tersebut.Transaksi Belum RampungDalam keterbukaan informasi, Bayan menyebutkan bahwa transaksi masih bersifat bersyarat dan bergantung pada pemenuhan sejumlah persyaratan pendahuluan.Perseroan juga menyatakan transaksi tersebut tidak menimbulkan dampak material negatif yang dapat mengganggu kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha.

(rob/rob)



Source https://www.cnbcindonesia.com

Seitenkommentare