Rekomendasi Saham Hari Ini saat IHSG Menguat

Admin Ugems
Lesen in 2 Minuten - Mon Aug 10 07:01:00 GMT 2026

Jakarta -

Market ReviewIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Jumat (7/8) dengan penguatan 1,04% ke level 6.409,65. Kenaikan indeks didukung sejumlah saham berkapitalisasi besar, seperti BBRI yang naik 2,96%, DCII menguat 2,77%, dan TLKM bertambah 2,26%. Di sisi lain, beberapa saham bergerak melemah. SMMA turun 1,99%, MAPI terkoreksi 5,03%, sedangkan EMAS turun 1,32%.Aktivitas investor asing juga mencatatkan arus dana masuk. Investor asing membukukan net buy Rp917,23 miliar di pasar reguler dan Rp1,27 triliun jika dihitung di seluruh pasar. Dari 11 sektor saham di BEI, sebanyak 10 sektor ditutup menguat. Sektor Infrastructure naik 2,17%, sementara Consumer Cyclicals melemah 0,69%.Sentimen positif juga datang dari bursa Amerika Serikat. Dow Jones naik 0,28% ke 54.036, S&P 500 bertambah 0,62% ke 7.757, dan Nasdaq menguat 1,30% ke 26.690. Investor selanjutnya mencermati evaluasi FTSE Russell terhadap status pembekuan (freeze) Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada 10-14 Agustus 2026.
Hasil peninjauan ulang diperkirakan diumumkan pada 21 Agustus dan mulai berlaku pada 18 September. Ekspektasi terhadap perubahan status tersebut turut mendorong penguatan ETF EIDO sebesar 2,38% dan indeks MSCI Indonesia yang naik 1,13%.Berita EmitenPT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO)RLCO tengah menyiapkan strategi untuk memperluas pasar ekspornya. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap China yang saat ini masih menyumbang sekitar 90% penjualan ekspor perseroan.Setelah masuk ke pasar Vietnam, RLCO berencana melanjutkan ekspansi ke Thailand. Perseroan juga menargetkan pasar Amerika Serikat dan Hong Kong sebagai tujuan ekspor berikutnya.Ekspansi pasar tersebut akan dibarengi dengan pengembangan produk berbasis protein melalui Marinova. Produk dari lini tersebut ditargetkan mulai memberikan kontribusi terhadap pendapatan RLCO pada kuartal I-2027.Dari sisi kinerja, RLCO mencatatkan laba bersih Rp20,37 miliar pada semester I-2026. Angka tersebut naik 13,35% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp17,97 miliar.Pendapatan perseroan tercatat Rp272 miliar pada semester I-2026, relatif stabil dibandingkan Rp270,95 miliar pada semester I-2025. Dengan strategi tersebut, perluasan pasar di luar China menjadi salah satu langkah RLCO untuk mendorong sumber pendapatan baru.PT Singaraja Putra Tbk (SINI)SINI menyiapkan pengembangan dua proyek tambang batu bara di Kalimantan Tengah. Kedua proyek tersebut adalah PT Pesona Bara Cakrawala (PBC) dan PT Cakrawala Bara Persada (CBP).SINI memperkirakan kedua proyek tersebut berpotensi menghasilkan pendapatan kumulatif US$3,26 miliar. PBC diproyeksikan menyumbang US$2,60 miliar dengan asumsi harga jual batu bara US$62 per ton dan produksi kumulatif 42 juta ton.Sementara itu, CBP diperkirakan menghasilkan pendapatan US$656 juta. Proyeksi tersebut menggunakan asumsi harga jual US$82 per ton dan produksi sebanyak 8 juta ton.Untuk jadwal pengembangan, PBC ditargetkan melakukan first cut pada kuartal IV-2026. Adapun CBP ditargetkan mulai beroperasi pada semester II-2027. Perkembangan infrastruktur CBP juga terus berjalan. Hingga saat ini, pembangunan hauling road proyek tersebut telah mencapai 83,74%.Namun, SINI masih menghadapi proses pembebasan lahan. Realisasi pembebasan lahan untuk PBC baru mencapai 45%, sedangkan CBP sebesar 15%.PT Eastparc Hotel Tbk (EAST)EAST memutuskan membagikan dividen tunai interim II tahun buku 2026 sebesar Rp2 per saham. Total dividen yang disiapkan perseroan mencapai sekitar Rp8,25 miliar.Pembagian dividen tersebut dilakukan setelah EAST membukukan laba bersih Rp16,96 miliar pada semester I-2026. Laba tersebut tumbuh 34,32% dibandingkan semester I-2025 yang sebesar Rp12,62 miliar.Per 30 Juni 2026, EAST memiliki saldo laba ditahan yang belum ditentukan penggunaannya sebesar Rp9,10 miliar. Sementara total ekuitas perseroan tercatat Rp458,74 miliar.Dividen interim sebesar Rp2 per saham tersebut setara dengan dividend payout ratio 48,67% dari laba bersih semester I-2026.Pada perdagangan Jumat (7/8), saham EAST ditutup di level Rp93 per saham. Berdasarkan harga tersebut, dividen interim Rp2 per saham memberikan dividend yield sebesar 2,15%.Investor yang ingin mendapatkan dividen perlu memperhatikan jadwal cum date di pasar reguler dan negosiasi yang ditetapkan pada 10 Agustus 2026. Sementara pembayaran dividen dijadwalkan berlangsung pada 28 Agustus 2026.Rekomendasi Saham Hari IniCUAN - Buy 725-735 | TP 750-765 | SL 690BREN - Buy 3480-3510 | TP 3590-3680 | SL 3320MDKA - Buy 2910-2930 | TP 2970-3000 | SL 2760BBRI - Buy 3100-3120 | TP 3160-3220 | SL 2970ARCI - Buy 1225-1235 | TP 1250-1265 | SL 1155Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.Saksikan Live DetikPagi:
(ang/ang)



Source https://finance.detik.com

Seitenkommentare