Alat Berat Lesu, Penjualan Komatsu UNTR Susut 21% per Agustus 2026

Admin Ugems
Lecture une minute - Wed Sep 23 07:00:00 GMT 2026

Bisnis.com, JAKARTA — PT United Tractors Tbk. (UNTR), mencatatkan penurunan volume penjualan di hampir seluruh lini bisnis operasionalnya pada delapan bulan 2026 secara tahunan. Lini alat berat, melalui Komatsu misalnya, membukukan penurunan penjualan menjadi 2.689 unit hingga Agustus 2026.
Berdasarkan laporan pembaruan operasional bulanan United Tractors, emiten alat berat dan pertambangan Grup Astra ini membukukan penjualan alat berat Komatsu sebanyak 2.689 unit per Agustus 2026 atau turun 21,09% secara tahunan (year on year/YoY) dibandingkan periode sama tahun sebelumnya 3.408 unit.
Sektor pertambangan atau mining masih menjadi kontributor utama sebesar 52%, disusul sektor konstruksi 18%, kehutanan 12%, dan agribisnis 18%.
Sementara itu, pada Agustus saja, UNTR menjual sebanyak 296 unit alat berat, turun dari bulan Juli yang sebesar 399 unit.

Di bisnis kontraktor penambangan melalui PT Pamapersada Nusantara (PAMA), produksi batu bara klien tercatat melandai 2,91% YoY dari 96,2 juta ton menjadi 93,4 juta ton.
Pada saat yang sama, volume overburden removal terkoreksi 8,46% YoY dari 732,2 juta bank cubic meter (bcm) menjadi 670,2 juta bcm.
Lini bisnis pertambangan batu bara yang dijalankan oleh PT Tuah Turangga Agung (TTA) turut mengantongi penurunan volume penjualan sebesar 19,44% YoY menjadi 8,37 juta ton hingga Agustus 2026.
Penjualan tersebut terdiri dari 4,8 juta ton batu bara termal milik TTA, 1,92 juta ton batu bara metalurgi, serta 1,65 juta ton batu bara termal pihak ketiga.
Penurunan paling tajam terjadi pada lini pertambangan emas yang dikelola PT Agincourt Resources dan PT Sumbawa Jutaraya. Penjualan setara emas UNTR turun 73,9% YoY dari 161.000 ons menjadi hanya 42.000 ons per Agustus 2026.
Adapun pada bisnis pertambangan nikel melalui Stargate, volume penjualan bijih nikel tergerus 26,25% YoY menjadi 1,05 juta wet metric ton (wmt) per Agustus 2026. Capaian ini terdiri atas 711.000 wmt limonit dan 348.000 wmt saprolit.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.



Source https://www.bisnis.com

Commentaires sur la page