IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

Admin Ugems
Lecture une minute - Tue Apr 07 07:00:00 GMT 2026

Daftar Isi










Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,53% ke level 6.989,43 pada perdagangan Senin (6/4). Pelemahan ini terjadi di tengah aksi jual investor asing serta tekanan dari sentimen global.
Sejumlah saham menjadi penopang pergerakan indeks, di antaranya AMMN yang naik 6,91%, MSIN melesat 16,17%, dan BUMI menguat 6,14%. Sebaliknya, saham DSSA turun 9,34%, BREN melemah 9,17%, dan BYAN terkoreksi 5,87% sehingga menjadi penekan utama IHSG.
Dari sisi aliran dana, investor asing tercatat melakukan jual bersih (net sell) sebesar Rp611,26 miliar di pasar reguler dan Rp622,92 miliar di seluruh pasar.
Secara sektoral, mayoritas sektor berada di zona merah. Sebanyak 8 dari 11 sektor melemah, dengan sektor infrastruktur mencatat penurunan terdalam sebesar 0,92%. Sementara itu, sektor cyclicals menjadi satu-satunya yang mencatat penguatan signifikan, naik 2,26%.
Berbeda dengan pasar domestik, bursa saham Amerika Serikat justru ditutup menguat. Indeks Dow Jones naik 0,36% ke 46.669, S&P 500 menguat 0,44% ke 6.611, dan Nasdaq naik 0,54% ke 21.996. Kenaikan ini ditopang oleh data PMI ISM sektor jasa yang menunjukkan ekonomi AS masih berekspansi pada Maret.
Namun, sentimen positif dari AS belum mampu mendorong pasar Indonesia. IHSG masih dibayangi tekanan dari faktor ekonomi dan fiskal, terutama dampak supply shock akibat konflik Iran di sektor migas. Hal ini tercermin dari pelemahan ETF EIDO sebesar 1,03% dan indeks MSCI Indonesia yang turun 0,61%.
Dari sisi kinerja emiten, Dayamitra Telekomunikasi (MTEL) membukukan laba bersih yang relatif stabil sebesar Rp2,11 triliun pada 2025, sedikit naik dari Rp2,10 triliun pada 2024. Pendapatan perusahaan meningkat 2,43% menjadi Rp9,53 triliun, didorong oleh bisnis utama penyewaan menara telekomunikasi yang menyumbang Rp8,83 triliun.
Meski demikian, beban pokok pendapatan MTEL juga meningkat 4,90% menjadi Rp4,72 triliun. Secara teknikal, saham MTEL berpotensi mengalami rebound jangka pendek menuju level Rp630 setelah membentuk pola doji.
Sementara itu, Alamtri Resources Indonesia (adro) meningkatkan nilai buyback saham menjadi Rp5 triliun dari sebelumnya Rp4 triliun. Langkah ini diperkirakan hanya memberikan dampak terbatas terhadap laba per saham (EPS), yang naik menjadi USD0,016 dari sebelumnya USD0,015.
Di sisi lain, ekuitas perusahaan diproyeksikan turun menjadi USD4,70 juta dari USD5,00 juta. Manajemen akan meminta persetujuan aksi buyback ini dalam RUPS pada 17 April, dengan rencana pelaksanaan mulai 18 April selama 12 bulan ke depan.
Secara teknikal, saham adro masih bergerak dalam tren bullish namun cenderung sideways, dengan kisaran pergerakan di level Rp2.450 hingga Rp2.570.
Rekomendasi Saham Hari Ini:
BIPI
Buy 216-220 | TP 228-238 | SL 202




BRPT
Buy 1340-1350 | TP 1375-1435 | SL 1255




BNBR
Buy 111-113 | TP 116-119 | SL 107




TINS
Buy 3540-3560 | TP 3610-3660 | SL 3340




AYAM
Buy 308-312 | TP 318-324 | SL 292



Disclaimer: Segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.
Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.

(ayh/ayh)



Source https://www.cnbcindonesia.com

Commentaires sur la page