<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <title>Ugems Portal</title>
  <link rel="self" href="https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17" />
  <subtitle>Ugems Portal</subtitle>
  <id>https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17</id>
  <updated>2026-09-07T09:34:41Z</updated>
  <dc:date>2026-09-07T09:34:41Z</dc:date>
  <entry>
    <title>Episode Erupsi Menerus Gunung Anak Krakatau Mulai Menurun!</title>
    <link rel="alternate" href="https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5342172" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5342172</id>
    <updated>2026-09-07T07:00:25Z</updated>
    <published>2026-09-07T07:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia -  Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
  (ESDM) mencatat, setelah mengalami episode erupsi menerus selama 25
  jam, Gunung Anak Krakatau di Provinsi Lampung kembali menunjukkan
  aktivitas erupsi dengan pola letusan ringan yang terjadi secara
  berkala. Meski episode erupsi panjang telah berakhir, aktivitas
  vulkanik Gunung Anak Krakatau masih terus dipantau karena tingkat
  kegempaan masih tinggi.&lt;br /&gt;Bagi masyarakat di wilayah pesisir Banten
  dan Lampung, perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau menjadi
  perhatian karena berkaitan dengan potensi bahaya erupsi. Badan Geologi
  Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengingatkan
  masyarakat, wisatawan, dan pendaki untuk tidak mendekat atau melakukan
  aktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas gunung
  api.&lt;br /&gt;Kepala Badan Geologi, Lana Saria, menjelaskan episode erupsi
  menerus Gunung Anak Krakatau yang berlangsung sejak Jumat (4/9) pukul
  23.07 WIB berakhir pada Minggu (6/9) pukul 00.04 WIB. Setelah periode
  tersebut, aktivitas erupsi kembali menunjukkan karakteristik letusan
  ringan yang selama ini menjadi ciri aktivitas Gunung Anak
  Krakatau.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&amp;quot;Setelah episode erupsi
  menerus berakhir, teramati tiga   kali erupsi strombolian dengan warna
  kolom erupsi hitam. Kembalinya   erupsi strombolian yang merupakan
  karakteristik khas Gunung Anak   Krakatau, untuk sementara
  diinterpretasikan sebagai akhir dari episode   erupsi menerus yang
  cukup panjang tersebut,&amp;quot; ujar Lana Saria   dikutip Senin
  (7/9/2026).&lt;br /&gt;Meski episode erupsi menerus telah   berakhir,
  pemantauan instrumental pada periode 6-7 September 2026   masih
  merekam dinamika kegempaan yang tinggi. Tercatat:&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;3 kali
  gempa erupsi&lt;br /&gt;9 kali gempa hembusan&lt;br /&gt;93 kali   gempa low
  frequency&lt;br /&gt;98 kali gempa hybrid/fase banyak&lt;br /&gt;4 kali   gempa
  tremor menerus&lt;br /&gt;1 kali gempa vulkanik dangkal&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;Kondisi tersebut membuat tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau
  tetap berada pada Level III (Siaga). Lana Saria menyampaikan bahwa
  kemungkinan terjadinya letusan dalam beberapa periode ke depan masih
  tinggi.&lt;br /&gt;&amp;quot;Potensi bahaya utama berupa lontaran batu pijar dan
  hujan abu lebat, serta potensi aliran lava jika erupsi menerus kembali
  terjadi,&amp;quot; jelas Lana.&lt;br /&gt;Sejalan dengan status Siaga tersebut,
  Badan Geologi &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;kementerian
  esdm&lt;/span&gt; mengimbau masyarakat yang terdampak abu vulkanik untuk
  mengurangi aktivitas di luar rumah atau menggunakan masker guna
  menghindari gangguan pernapasan. Masyarakat di wilayah pesisir Banten
  dan Lampung juga diminta tetap tenang serta tidak mempercayai isu
  hoaks terkait erupsi yang dikaitkan dengan potensi
  tsunami.&lt;br /&gt;&amp;quot;Masyarakat di wilayah pesisir Banten dan Lampung
  untuk tetap tenang dan tidak mempercayai isu-isu hoaks terkait erupsi
  yang dikaitkan dengan potensi tsunami. Warga diminta beraktivitas
  normal sambil terus mengikuti arahan BPBD setempat,&amp;quot; jelas
  Lana.&lt;br /&gt;Badan Geologi &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; melalui
  Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terus melakukan
  pemantauan terhadap aktivitas gunung api aktif di Indonesia, termasuk
  Gunung Anak Krakatau. Pemantauan khusus dilakukan melalui dua pos
  pengamatan:&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Pos Pengamatan Pasauran, Kecamatan Cinangka,
  Kabupaten Serang,   Provinsi Banten&lt;br /&gt;Pos Pengamatan Kalianda, Desa
  Hargo Pancuran,   Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan,
  Provinsi Lampung&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Dengan pemantauan yang terus dilakukan
  dan kepatuhan masyarakat   terhadap rekomendasi keselamatan,
  perkembangan aktivitas Gunung Anak   Krakatau diharapkan dapat terus
  ditangani melalui langkah mitigasi   berbasis informasi dan pengamatan
  gunung api.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(pgr/pgr)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260907112922-4-765727/episode-erupsi-menerus-gunung-anak-krakatau-mulai-menurun"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-09-07T07:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Erupsi Gunung Merapi Bisa Picu Tsunami? Ini Penjelasan ESDM &amp; BMKG</title>
    <link rel="alternate" href="https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5342143" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5342143</id>
    <updated>2026-09-07T07:00:21Z</updated>
    <published>2026-09-07T07:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Potensi terjadinya bencana tsunami akibat
  aktivitas Gunung Anak Krakatau seperti 2018 lalu menjadi perhatian.
  Namun, kondisi gunung saat ini dinolai berpotensi mengalami keruntuhan
  yang dapat memicu bencana tsunami.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Badan Geologi &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; menyebut
  pertumbuhan Gunung Anak Krakatau pasca erupsi 2018 masih relatif
  kecil. Kondisi gunung juga dinilai tidak berpotensi runtuh dan memicu
  tsunami.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Pasalnya, ada perbedaan mendasar antara kondisi
  fisik gunung   saat ini dengan sebelum terjadinya peristiwa tsunami
  2018, yang   disebabkan letusan Anak Krakatau di Selat Sunda.&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&amp;quot;Berdasarkan hasil evaluasi hingga saat
  ini, pertumbuhan   tubuh Gunung Anak Krakatau setelah erupsi 22
  Desember 2018 masih   relatif kecil. Gunung tersebut juga tidak
  berpotensi runtuh dalam   skala yang bisa memicu tsunami,&amp;quot; ujar
  Kepala Badan Geologi &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; Lana Saria
  dalam konferensi pers, Minggu (6/9/2026).&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Lana
  menjelaskan tidak setiap kejadian erupsi Gunung Anak   Krakatau bakal
  memicu tsunami. Ia menyebut tsunami Selat Sunda pada 22   Desember
  2018 utamanya berkaitan dengan keruntuhan sebagian tubuh   gunung api
  ke laut dalam volume yang besar. Maka, bukan semata-mata   karena
  erupsi.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Sementara jika membandingkan morfologi Gunung
  Anak Krakatau   sebelum 2018 dan saat ini, terlihat
  perbedaannya.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&amp;quot;Morfologi Gunung Anak Krakatau saat
  ini berbeda   dibandingkan sebelum peristiwa 2018. Sebagian besar
  tubuh gunung pada   sisi tertentu telah runtuh pada 2018,&amp;quot; kata
  Lana.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Pertumbuhan dan perubahan
  morfologi memang terjadi seiring   waktu. Pemetaan Badan Geologi
  menunjukkan dasar tubuh dan kawah utama   Gunung Anak Krakatau tidak
  berubah signifikan dibandingkan pemetaan sebelumnya.&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;&amp;quot;Meskipun demikian, perkembangan aktivitas dan perubahan
  morfologi tetap dipantau secara intensif,&amp;quot; kata Lana.&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;Namun, dia mengatakan perlu diwaspadai lontaran material akibat
  aktivitas erupsi. Lana menyebut lontaran material ini bisa merusak
  peralatan yang berada dekat dengan pusat aktivitas dan membahayakan
  siapapun yang masuk ke zona terlarang.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Saat ini,
  aktivitas gunung berpotensi berfluktuasi dan   meningkat. Hal ini
  disebabkan gempa frekuensi rendah dan hybrid,   harmonik, serta tremor
  masih terekam.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&amp;quot;Waktu, besar, dan bentuk erupsi
  berikutnya tidak dapat   dipastikan secara tepat. Karena itu, evaluasi
  dilakukan secara   berkelanjutan berdasarkan perubahan seluruh
  parameter   pemantauan,&amp;quot; ucapnya.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;Lebih lanjut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  (BMKG) juga belum melihat adanya kenaikan muka air laut yang
  signifikan akibat aktivitas erupsi tersebut, hingga Sabtu (6/9/2026),
  pukul 10.30 WIB.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Demi memitigasi risiko dampak erupsi,
  BMKG juga telah melakukan   pemantauan 24 jam penuh. Langkah ini
  dilakukan untuk mengantisipasi   risiko bencana susulan seperti
  tsunami, hingga memprediksi sebaran abu   vulkanik agar tidak
  mengganggu keselamatan penerbangan.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Kepala BMKG Teuku
  Faisal Fathani menjelaskan, untuk mendeteksi   potensi tsunami,
  jajarannya telah menyiagakan 20 tsunami gauge di   sekitar Selata
  Sunda. Selain itu juga mengoperasikan alat pendeteksi   gelombang
  elektromagnetik dari permukaan air laut (High Frequency   Radar Array)
  di Carita dan Tanjung Lesung, Banten.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Untuk itu BMKG
  telah mengatur semua persiapan ke dalam tsunami   mode, sehingga mampu
  memantau potensi tsunami hingga sekitar 150   kilometer dari garis
  pantai. Meskipun belum dideteksi adanya potensi tsunami.&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;&amp;quot;Meski demikian, BMKG tetap meningkatkan kesiapsiagaan dan
  pemantauan secara terus menerus,&amp;quot; tuturnya.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Hingga
  Sabtu (6/9/2026) pukul 7.00 WIB, perangkat tsunami gauge   milik BMKG
  belum mendeteksi potensi tsunami. Sementara perangkat High   Frequency
  Radar Array juga menunjukan probabilitas tsunami yang masih   berada
  pada tingkat rendah.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(haa/haa)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260907103118-4-765678/erupsi-gunung-merapi-bisa-picu-tsunami-ini-penjelasan-esdm-bmkg"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-09-07T07:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Sungai Kapuas Mengering, Pengusaha Batu Bara Buka Suara</title>
    <link rel="alternate" href="https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5342114" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5342114</id>
    <updated>2026-09-07T07:00:19Z</updated>
    <published>2026-09-07T07:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia
    (&lt;span style="background-color: yellow;"&gt;apbi&lt;/span&gt;) buka suara
  mengenai kondisi kekeringan di sejumlah sungai utama di Kalimantan
  akibat kemarau panjang dan fenomena El Nino. Kondisi tersebut mulai
  berdampak terhadap aktivitas pengangkutan batu bara menggunakan kapal
  tongkang.&lt;br /&gt;Direktur Eksekutif &lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;apbi&lt;/span&gt; Gita Maharyani
  mengatakan, secara umum kekeringan dan penurunan muka air sungai telah
  terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan dan mulai memengaruhi aktivitas
  pengangkutan batu bara.&lt;br /&gt;&amp;quot;Secara umum, kekeringan dan
  penurunan muka air sungai terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan dan
  mulai memengaruhi aktivitas pengangkutan batu bara,&amp;quot; ujarnya
  kepada CNBC Indonesia, dikutip Senin (7/9/2026).&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Menurutnya, di sejumlah wilayah sungai lainnya,
  penurunan muka   air juga dapat membatasi draft atau kedalaman muatan
  kapal tongkang.   Akibatnya, kapasitas angkut tongkang tidak dapat
  dimaksimalkan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Di beberapa wilayah sungai lainnya,
  penurunan muka air juga dapat membatasi draft tongkang sehingga muatan
  tidak dapat dimaksimalkan,&amp;quot; ujarnya.&lt;br /&gt;Ia lantas mengatakan
  kondisi tersebut berpotensi meningkatkan stok batu bara untuk
  sementara waktu, baik di area tambang maupun di stockpile
  pelabuhan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Kondisi ini berpotensi meningkatkan stok
  sementara di area tambang maupun stockpile pelabuhan,&amp;quot; kata
  dia.&lt;br /&gt;Meski demikian, terkait dampaknya terhadap harga batu bara,
    &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;apbi&lt;/span&gt; menilai
  pergerakan harga tetap dipengaruhi oleh berbagai faktor, terutama
  dinamika permintaan dan pasokan di pasar global.&lt;br /&gt;Menurutnya,
  gangguan logistik batu bara di Indonesia memang dapat menjadi salah
  satu faktor yang memengaruhi sentimen pasar. Namun, kondisi tersebut
  bukan satu-satunya faktor yang menentukan arah kenaikan harga batu
  bara.&lt;br /&gt;&amp;quot;Kondisi logistik di Indonesia dapat menjadi salah
  satu faktor yang mempengaruhi sentimen pasar, namun bukan satu-satunya
  faktor penentu kenaikan harga,&amp;quot; katanya.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(pgr/pgr)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260907081001-4-765611/sungai-kapuas-mengering-pengusaha-batu-bara-buka-suara"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-09-07T07:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Bumi Resources (BUMI) Akuisisi 100% Saham Loyal Metals Australia</title>
    <link rel="alternate" href="https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5342085" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5342085</id>
    <updated>2026-09-07T07:00:13Z</updated>
    <published>2026-09-07T07:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - PT &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;bumi resources&lt;/span&gt; Tbk (BUMI)
  mengumumkan pengambilalihan seluruh saham asal Australia, Loyal Metals
  Ltd. Akusisi tersebut dilakukan melalui anak usaha BUMI, yakni &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;bumi resources&lt;/span&gt; Australia
  Pty Ltd (BRA).&lt;br /&gt;Disebutkan bahwa, BRA merupakan anak usaha
  Perseroan yang didirikan berdasarkan hukum Australia.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia
  (BEI),   transaksi pengambilalihan dilakukan pada 4 September 2026.
  Dalam   transaksi tersebut, &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;bumi   resources&lt;/span&gt; Australia
  Pty Ltd mengambil alih sebanyak 175.710.515   saham Loyal Metals Ltd.
  Jumlah tersebut merepresentasikan 100% dari   saham yang telah
  ditempatkan dan disetor penuh oleh Loyal   Metals.&lt;br /&gt;Nilai
  transaksi pengambilalihan tersebut mencapai   Rp1.004.742.244.136,50,
  atau setara dengan   AUD79.069.731,75.&lt;br /&gt;Dengan penyelesaian
  transaksi tersebut, BUMI   melalui BRA kini menjadi pemegang 100%
  saham Loyal Metals. Artinya,   Loyal Metals sepenuhnya berada di bawah
  kepemilikan BUMI melalui anak   usahanya di Australia.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(fsd/fsd)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/market/20260907093350-17-765653/bumi-resources--bumi--akuisisi-100-saham-loyal-metals-australia"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-09-07T07:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>CCTV Pantau Letusan Krakatau Rusak, Begini Kondisi di Lapangan</title>
    <link rel="alternate" href="https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5342040" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5342040</id>
    <updated>2026-09-06T07:00:11Z</updated>
    <published>2026-09-06T07:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
  (ESDM) mengungkapkan bahwa kerusakan perangkat yang berada di dekat
  kawah Anak Gunung Krakatau dapat mengurangi cakupan pengamatan visual
  dari titik tertentu, termasuk kamera CCTV. Kendati demikian, Kepala
  Badan Geologi &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;kementerian
  esdm&lt;/span&gt;, Lana Saria, memastikan hal tersebut tidak menghentikan
  pemantauan aktivitas vulkanik Gunung Anak
  Krakatau.&lt;br /&gt;&amp;quot;Pemantauan yang dilakukan oleh Pusat Vulkanologi
  Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; ini
  dilakukan secara multiparameter, dan tidak hanya bergantung pada satu
  CCTV atau satu instrumen saja,&amp;quot; ujarnya dalam konferensi pers
  secara virtual, Minggu (6/9/2026).&lt;br /&gt;Ia memaparkan, parameter utama
  yang tetap digunakan mencakup jaringan seismik, pengamatan visual dari
  lokasi aman, deformasi serta emisi gas, citra satelit, hingga
  informasi lapangan.&lt;br /&gt;Menurutnya, redundansi instrumen sangat
  penting karena peralatan yang ditempatkan di dekat gunung api aktif
  selalu memiliki risiko terkena lontaran material, paparan abu, cuaca
  ekstrem, maupun gangguan komunikasi.&lt;br /&gt;&amp;quot;Untuk itu, PVMBG Badan
  Geologi &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;kementerian
  esdm&lt;/span&gt; juga melakukan evaluasi kualitas dan kontinuitas
  data,&amp;quot; imbuhnya.&lt;br /&gt;Lana menegaskan, perbaikan atau penggantian
  alat akan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi aktivitas dan
  keselamatan petugas. &amp;quot;Selama aktivitas tinggi, personel tidak
  akan dikirim memasuki zona berbahaya hanya untuk memperbaiki
  sistem,&amp;quot; ucapnya.&lt;br /&gt;Potensi Tsunami Dinilai Kecil&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;Selain itu, Lana menjabarkan bahwa tidak setiap erupsi Gunung
  Anak Krakatau akan memicu tsunami. Tsunami Selat Sunda yang terjadi
  pada 22 Desember 2018 lalu berkaitan dengan keruntuhan sebagian tubuh
  gunung api ke laut dalam volume yang besar, bukan semata-mata akibat
  kolom erupsi.&lt;br /&gt;Ia menekankan bahwa morfologi Gunung Anak Krakatau
  saat ini berbeda dibandingkan sebelum peristiwa 2018. Sebagian besar
  tubuh gunung pada sisi tertentu telah runtuh pada 2018, dan kemudian
  mengalami pertumbuhan serta perubahan morfologi kembali akibat
  aktivitas erupsi berikutnya.&lt;br /&gt;Berdasarkan pemetaan morfologi
  terbaru, bentuk dasar tubuh gunung dan kawah utama relatif tidak
  menunjukkan perubahan signifikan yang jelas dibandingkan pemetaan
  sebelumnya.&lt;br /&gt;&amp;quot;Berdasarkan hasil evaluasi hingga saat ini,
  pertumbuhan tubuh Gunung Anak Krakatau yang terbentuk kembali pasca
  erupsi 22 Desember 2018 ini masih relatif kecil, dan tidak berpotensi
  mengalami keruntuhan dalam skala yang dapat memicu tsunami,&amp;quot;
  sebutnya.&lt;br /&gt;&amp;quot;Meskipun demikian, perkembangan aktivitas dan
  perubahan morfologi tetap dipantau secara intensif,&amp;quot;
  tutupnya.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(fab/fab)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260906103848-4-765432/cctv-pantau-letusan-krakatau-rusak-begini-kondisi-di-lapangan"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-09-06T07:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Harga Batu Bara Sampai Tembus US$150/Ton, Pengusaha RI Bilang Begini</title>
    <link rel="alternate" href="https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5341995" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5341995</id>
    <updated>2026-09-05T07:00:13Z</updated>
    <published>2026-09-05T07:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Harga batu bara yang telah tembus ke level
  US$150 per ton menjadi perhatian di tengah gangguan logistik akibat
  penurunan muka air di sejumlah sungai Kalimantan. Asosiasi
  Pertambangan Batubara Indonesia (&lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;apbi&lt;/span&gt;) menilai kenaikan harga
  batu bara tidak semata-mata dipengaruhi oleh kondisi logistik di
  Indonesia.&lt;br /&gt;Direktur Eksekutif &lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;apbi&lt;/span&gt; Gita Mahyarani
  mengatakan pergerakan harga batu bara dipengaruhi oleh berbagai
  faktor, terutama dinamika permintaan dan pasokan di pasar
  global.&lt;br /&gt;&amp;quot;Soal harga batu bara, pergerakannya dipengaruhi
  oleh berbagai faktor, terutama dinamika permintaan dan pasokan
  global,&amp;quot; kata Gita kepada CNBC Indonesia, dikutip Sabtu
  (5/9/2026).&lt;br /&gt;Dia mengatakan, kondisi logistik batu bara di
  Indonesia memang dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi
  sentimen pasar. Namun, gangguan pengangkutan batu bara akibat
  penurunan muka air sungai bukan menjadi satu-satunya faktor penentu
  kenaikan harga.&lt;br /&gt;&amp;quot;Kondisi logistik di Indonesia dapat menjadi
  salah satu faktor yang memengaruhi sentimen pasar, namun bukan
  satu-satunya faktor penentu kenaikan harga,&amp;quot; ujarnya.&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;Di sisi lain, kekeringan dan penurunan muka air di sejumlah
  sungai utama di Kalimantan juga mulai mengganggu aktivitas
  pengangkutan batu bara.&lt;br /&gt;Kondisi tersebut membuat kapal tongkang
  tidak dapat beroperasi secara optimal, sehingga stok batu bara
  berpotensi menumpuk di area tambang maupun stockpile
  pelabuhan.&lt;br /&gt;Menurut Gita, di beberapa wilayah, kondisi sungai yang
  semakin dangkal membatasi draft kapal tongkang. Akibatnya, muatan batu
  bara yang dapat diangkut dalam satu perjalanan menjadi tidak
  maksimal.&lt;br /&gt;&amp;quot;Di beberapa wilayah sungai lainnya, penurunan
  muka air juga dapat membatasi draft tongkang sehingga muatan tidak
  dapat dimaksimalkan,&amp;quot; ujarnya.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(dce)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260905075458-4-765157/harga-batu-bara-sampai-tembus-us-150-ton-pengusaha-ri-bilang-begini"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-09-05T07:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Kapal Tongkang Tak Bisa Berlayar, Stok Batu Bara RI Numpuk!</title>
    <link rel="alternate" href="https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5341931" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5341931</id>
    <updated>2026-09-05T01:00:28Z</updated>
    <published>2026-09-05T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Kekeringan dan penurunan muka air di
  sejumlah sungai utama di Kalimantan mulai mengganggu aktivitas
  pengangkutan batu bara. Kondisi tersebut membuat kapal tongkang tidak
  dapat beroperasi secara optimal, sehingga stok batu bara berpotensi
  menumpuk di area tambang maupun stockpile pelabuhan.&lt;br /&gt;Asosiasi
  Pertambangan Batu Bara Indonesia (&lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;apbi&lt;/span&gt;) mengatakan, penurunan
  muka air sungai terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan akibat kondisi
  kemarau. Gangguan tersebut mulai memengaruhi aktivitas pengangkutan
  batu bara melalui jalur sungai.&lt;br /&gt;Direktur Eksekutif &lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;apbi&lt;/span&gt; Gita Mahyarani
  mengatakan, di beberapa wilayah, kondisi sungai yang semakin dangkal
  membatasi draft kapal tongkang. Akibatnya, muatan batu bara yang dapat
  diangkut dalam satu perjalanan menjadi tidak
  maksimal.&lt;br /&gt;&amp;quot;Secara umum, kekeringan dan penurunan muka air
  sungai terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan dan mulai memengaruhi
  aktivitas pengangkutan batu bara,&amp;quot; kata Gita kepada CNBC
  Indonesia, Jumat (4/6/2026).&lt;br /&gt;Dia menjelaskan, keterbatasan draft
  tersebut membuat kapal tongkang tidak dapat mengangkut batu bara
  dengan kapasitas penuh. Kondisi ini pada akhirnya dapat menghambat
  distribusi batu bara dari wilayah tambang menuju
  pelabuhan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Di beberapa wilayah sungai lainnya, penurunan
  muka air juga dapat membatasi draft tongkang sehingga muatan tidak
  dapat dimaksimalkan,&amp;quot; ujarnya.&lt;br /&gt;Menurut Gita, terganggunya
  aktivitas pengangkutan tersebut berpotensi meningkatkan stok batu bara
  untuk sementara waktu. Batu bara yang tidak dapat segera dikirim dapat
  tertahan di area tambang maupun stockpile
  pelabuhan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Kondisi ini berpotensi meningkatkan stok
  sementara di area tambang maupun stockpile pelabuhan,&amp;quot; kata
  dia.&lt;br /&gt;Meski demikian, &lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;apbi&lt;/span&gt; menilai kondisi logistik
  di dalam negeri bukan satu-satunya faktor yang menentukan pergerakan
  harga batu bara. Harga komoditas tersebut tetap dipengaruhi terutama
  oleh dinamika permintaan dan pasokan di pasar
  global.&lt;br /&gt;&amp;quot;Pergerakan harga batu bara dipengaruhi oleh
  berbagai faktor, terutama dinamika permintaan dan pasokan global.
  Kondisi logistik di Indonesia dapat menjadi salah satu faktor yang
  memengaruhi sentimen pasar, namun bukan satu-satunya faktor penentu
  kenaikan harga,&amp;quot; tutur Gita.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(wia)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260904185954-4-765108/kapal-tongkang-tak-bisa-berlayar-stok-batu-bara-ri-numpuk"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-09-05T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Sungai Kapuas Mengering, Aktivitas Angkut Batu Bara Mulai Terdampak</title>
    <link rel="alternate" href="https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5341902" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5341902</id>
    <updated>2026-09-05T01:00:25Z</updated>
    <published>2026-09-05T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Kekeringan dan penurunan muka air di
  sejumlah sungai utama di Kalimantan mulai mengganggu aktivitas
  pengangkutan batu bara. Hal ini terjadi karena penurunan muka air
  akibat kemarau panjang dan fenomena El Nino.&lt;br /&gt;Asosiasi
  Pertambangan Batu Bara Indonesia (&lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;apbi&lt;/span&gt;) menyebut, kondisi
  tersebut mulai memengaruhi kelancaran pengangkutan batu bara yang
  menggunakan kapal tongkang.&lt;br /&gt;Direktur Eksekutif &lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;apbi&lt;/span&gt; Gita Mahyarani
  mengatakan, secara umum kekeringan dan penurunan muka air sungai
  terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan. Kondisi itu mulai memberikan
  dampak terhadap aktivitas pengangkutan batu bara.&lt;br /&gt;&amp;quot;Secara
  umum, kekeringan dan penurunan muka air sungai terjadi di sejumlah
  wilayah Kalimantan dan mulai memengaruhi aktivitas pengangkutan batu
  bara,&amp;quot; kata Gita kepada CNBC Indonesia, Jumat
  (4/9/2026).&lt;br /&gt;Menurut dia, penurunan muka air sungai dapat
  membatasi draft kapal tongkang. Sehingga, perusahaan tidak dapat
  memaksimalkan muatan batu bara yang diangkut dalam setiap
  perjalanan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Di beberapa wilayah sungai lainnya, penurunan
  muka air juga dapat membatasi draft tongkang sehingga muatan tidak
  dapat dimaksimalkan,&amp;quot; ujarnya.&lt;br /&gt;Kondisi tersebut juga
  berpotensi menyebabkan peningkatan stok batu bara untuk sementara
  waktu. Batu bara yang seharusnya segera dikirim melalui jalur sungai
  dapat tertahan di area tambang maupun stockpile
  pelabuhan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Kondisi ini berpotensi meningkatkan stok
  sementara di area tambang maupun stockpile pelabuhan,&amp;quot; kata
  Gita.&lt;br /&gt;Meski demikian, &lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;apbi&lt;/span&gt; menilai gangguan
  logistik akibat kondisi sungai belum dapat menjadi satu-satunya faktor
  yang menentukan kenaikan harga batu bara.&lt;br /&gt;Gita menjelaskan,
  pergerakan harga batu bara tetap lebih banyak dipengaruhi oleh
  dinamika permintaan dan pasokan di pasar global. Gangguan logistik di
  Indonesia dapat memengaruhi sentimen pasar, tetapi bukan menjadi
  satu-satunya penentu arah harga.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Sungai Kapuas Berubah
  Bak Gurun Pasir&lt;br /&gt;Fenomena mengeringnya   Sungai Kapuas ramai
  dibicarakan di media sosial. Dalam unggahan   Instagram akun
  @atr.drone, terpantau sebuah kapal tongkang sudah   hampir tiga bulan
  kandas di Sungai Kapuas, Kalimantan   Barat.&lt;br /&gt;Penyusutan debit air
  Sungai Kapuas di Kampung Sungai Raya,   Kecamatan Sekadau Hilir,
  Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat,   menghadirkan pemandangan tak
  biasa sekaligus menjadi daya tarik baru   bagi masyarakat.Sungai
  Kapuas di Kalimantan Barat mengalami   kekeringan.&lt;br /&gt;Pemandangan
  semakin menarik dengan keberadaan sebuah   kapal tongkang yang kandas
  di tengah aliran sungai.&lt;br /&gt;&amp;quot;Sebuah   kapal tongkang sudah
  hampir tiga bulan kandas di Sungai Kapuas,   Kalimantan&amp;quot; tulis
  akun instagram @atr.drone dalam   unggahannya.&lt;br /&gt;Hamparan pasir
  yang biasanya berada di dasar Sungai   Kapuas kini terlihat membentang
  luas seiring menyusutnya debit air.   Kondisi tersebut justru
  dimanfaatkan warga sebagai lokasi wisata   dadakan untuk bersantai,
  berkumpul bersama keluarga hingga menikmati   panorama matahari
  terbenam.&lt;br /&gt;Surutnya Sungai Kapuas membuat   kawasan yang biasanya
  hanya berupa aliran sungai kini berubah menjadi   ruang terbuka yang
  dimanfaatkan masyarakat untuk berekreasi.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(wia)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260904175928-4-765080/sungai-kapuas-mengering-aktivitas-angkut-batu-bara-mulai-terdampak"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-09-05T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Sungai Kapuas Kering, Pengusaha Beberkan Dampaknya ke Bisnis Batu Bara</title>
    <link rel="alternate" href="https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5341873" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5341873</id>
    <updated>2026-09-05T01:00:23Z</updated>
    <published>2026-09-05T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia
    (&lt;span style="background-color: yellow;"&gt;apbi&lt;/span&gt;) buka suara
  mengenai kondisi kekeringan di sejumlah sungai utama di Kalimantan
  akibat kemarau panjang dan fenomena El Nino. Kondisi tersebut mulai
  berdampak terhadap aktivitas pengangkutan batu bara menggunakan kapal
  tongkang.&lt;br /&gt;Direktur Eksekutif &lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;apbi&lt;/span&gt; Gita Mahyarani
  mengatakan, secara umum kekeringan dan penurunan muka air sungai telah
  terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan dan mulai memengaruhi aktivitas
  pengangkutan batu bara.&lt;br /&gt;&amp;quot;Secara umum, kekeringan dan
  penurunan muka air sungai terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan dan
  mulai memengaruhi aktivitas pengangkutan batu bara,&amp;quot; ungkapnya
  kepada CNBC Indonesia, Jumat (4/9/2026).&lt;br /&gt;Menurutnya, di sejumlah
  wilayah sungai lainnya, penurunan muka air juga dapat membatasi draft
  atau kedalaman muatan kapal tongkang. Akibatnya, kapasitas angkut
  tongkang tidak dapat dimaksimalkan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Di beberapa wilayah
  sungai lainnya, penurunan muka air juga dapat membatasi draft tongkang
  sehingga muatan tidak dapat dimaksimalkan,&amp;quot; ujarnya.&lt;br /&gt;Ia
  lantas mengatakan kondisi tersebut berpotensi meningkatkan stok batu
  bara untuk sementara waktu, baik di area tambang maupun di stockpile
  pelabuhan.&lt;br /&gt;&amp;quot; Kondisi ini berpotensi meningkatkan stok
  sementara di area tambang maupun stockpile pelabuhan,&amp;quot; kata
  dia.&lt;br /&gt;Meski demikian, terkait dampaknya terhadap harga batu bara,
    &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;apbi&lt;/span&gt; menilai
  pergerakan harga tetap dipengaruhi oleh berbagai faktor, terutama
  dinamika permintaan dan pasokan di pasar global.&lt;br /&gt;Menurutnya,
  gangguan logistik batu bara di Indonesia memang dapat menjadi salah
  satu faktor yang memengaruhi sentimen pasar. Namun, kondisi tersebut
  bukan satu-satunya faktor yang menentukan arah kenaikan harga batu
  bara.&lt;br /&gt;&amp;quot;Kondisi logistik di Indonesia dapat menjadi salah
  satu faktor yang mempengaruhi sentimen pasar, namun bukan satu-satunya
  faktor penentu kenaikan harga,&amp;quot; katanya.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Sungai
  Kapuas Berubah Bak Gurun Pasir&lt;br /&gt;Fenomena mengeringnya   Sungai
  Kapuas ramai dibicarakan di media sosial. Dalam unggahan   Instagram
  akun @atr.drone, terpantau sebuah kapal tongkang sudah   hampir tiga
  bulan kandas di Sungai Kapuas, Kalimantan   Barat.&lt;br /&gt;Penyusutan
  debit air Sungai Kapuas di Kampung Sungai Raya,   Kecamatan Sekadau
  Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat,   menghadirkan pemandangan
  tak biasa sekaligus menjadi daya tarik baru   bagi masyarakat.Sungai
  Kapuas di Kalimantan Barat mengalami   kekeringan.&lt;br /&gt;Pemandangan
  semakin menarik dengan keberadaan sebuah   kapal tongkang yang kandas
  di tengah aliran sungai.&lt;br /&gt;&amp;quot;Sebuah   kapal tongkang sudah
  hampir tiga bulan kandas di Sungai Kapuas,   Kalimantan&amp;quot; tulis
  akun instagram @atr.drone dalam   unggahannya.&lt;br /&gt;Hamparan pasir
  yang biasanya berada di dasar Sungai   Kapuas kini terlihat membentang
  luas seiring menyusutnya debit air.   Kondisi tersebut justru
  dimanfaatkan warga sebagai lokasi wisata   dadakan untuk bersantai,
  berkumpul bersama keluarga hingga menikmati   panorama matahari
  terbenam.&lt;br /&gt;Surutnya Sungai Kapuas membuat   kawasan yang biasanya
  hanya berupa aliran sungai kini berubah menjadi   ruang terbuka yang
  dimanfaatkan masyarakat untuk berekreasi.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Kapal Tongkang
  Tak Bisa Berlayar&lt;br /&gt;Kementerian Energi dan   Sumber Daya Mineral
  (ESDM) buka suara terkait fenomena keringnya   Sungai Kapuas,
  Kalimantan Barat. Sungai Kapuas sendiri menjadi salah   satu jalur
  distribusi batu bara melalui kapal tongkang.&lt;br /&gt;Ramai   jadi buah
  bibir publik, Sungai Kapuas saat ini mengalami kekeringan   lantaran
  kemarau panjang selama empat bulan terakhir. Sungai Kapuas   tidak
  terguyur hujan dan membuat kapal tongkang pengangkut batu bara
  'mandek' tidak bisa berlayar.&lt;br /&gt;Menanggapi kondisi itu, Wakil
  Menteri ESDM Yuliot Tanjung membantah isu yang menyebut terhambatnya
  operasional kapal tongkang disebabkan oleh kebijakan pembatasan kuota
  produksi. Ia menegaskan bahwa masalah utama di lapangan murni karena
  faktor teknis kedalaman air sungai yang menyusut
  drastis.&lt;br /&gt;&amp;quot;Enggak, itu ya bukan karena dibatasi produksinya
  karena air untuk ngalirin tongkangnya enggak ada air. Iya (sungai
  kering), heeh...&amp;quot; katanya belum lama ini.&lt;br /&gt;Penurunan debit
  air sungai tersebut berdampak langsung pada mobilisasi logistik
  pertambangan, terutama di wilayah Kalimantan Timur dan sekitarnya.
  Kapal-kapal pengangkut batu bara dilaporkan tertahan dan terpaksa
  menunggu hingga kondisi air kembali memungkinkan untuk melakukan
  pelayaran menuju lokasi tujuan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Enggak, enggak. Itu ya saya
  cek itu kemarin di Kalimantan. Ya justru, ya karena sungainya
  mengering, tongkangnya enggak bisa jalan,&amp;quot; bebernya.&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(wia)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260904173747-4-765078/sungai-kapuas-kering-pengusaha-beberkan-dampaknya-ke-bisnis-batu-bara"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-09-05T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Anggaran Kantor Bahlil Disetujui Rp27 T di 2027, Terbesar Buat Ini</title>
    <link rel="alternate" href="https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5341844" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5341844</id>
    <updated>2026-09-05T01:00:21Z</updated>
    <published>2026-09-05T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Anggaran Kementerian Energi dan Sumber Daya
  Mineral (ESDM) untuk 2027 disetujui sekitar Rp27,37 triliun. Adapun,
  dari total pagu tersebut, sekitar Rp22 triliun akan digunakan untuk
  pembangunan infrastruktur energi, terutama jaringan gas dan
  kelistrikan.&lt;br /&gt;Sekretaris Jenderal &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; Erani
  Yustika mengatakan, alokasi anggaran tersebut salah satunya diarahkan
  untuk mengejar target pemerintah agar seluruh masyarakat Indonesia
  dapat menikmati akses listrik pada 2029.&lt;br /&gt;&amp;quot;Rp27 triliun besar
  memang ya, karena kan kita memang setiap tahun diminta untuk
  memastikan agar nanti pada tahun 2029 semua warga Indonesia itu bisa
  menikmati akses listrik,&amp;quot; kata Erani di &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt;, Jumat
  (4/9/2026).&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Ia pun memerinci sekitar
  Rp10 triliun per tahun dialokasikan   untuk program kelistrikan.
  Sementara itu, anggaran untuk pembangunan   jaringan gas (jargas) dan
  transmisi pipa gas di bawah Direktorat   Jenderal Migas mencapai
  sekitar Rp11 triliun.&lt;br /&gt;&amp;quot;Jadi dari   Rp27 triliun itu, Rp22
  triliun itu dipakai untuk yang terkait dengan   gas, Jargas, pipa
  transmisi gas untuk membangun infrastruktur energi   tadi itu, plus
  Lisdes, BPBL (Bantuan Pasang Listrik Baru) tadi itu.   Itu udah Rp22
  triliun,&amp;quot; katanya.&lt;br /&gt;Sementara itu, sisa   anggaran akan
  digunakan untuk program di sektor energi baru terbarukan   dan
  konservasi energi (EBTKE), mineral dan batu bara (minerba), serta
  geologi.&lt;br /&gt;&amp;quot;Lainnya baru dipakai untuk EBTKE misalnya untuk
  PLTMH, terus kemudian di Minerba untuk pendalaman nanti program
  prioritas yang terkait dengan hilirisasi, kemudian Geologi ada
  Geomarin gitu. Nah yang gini ngerti saya, karena ini urusan
  anggaran,&amp;quot; ujarnya.&lt;br /&gt;Sebelumnya, Komisi XII DPR RI menyetujui
  usulan pagu anggaran Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
  sebesar Rp 27,37 triliun untuk Rancangan Anggaran Pendapatan dan
  Belanja Negara (RAPBN) tahun 2027.&lt;br /&gt;Anggaran tersebut disetujui
  beberapa diantaranya untuk mendanai berbagai program strategis
  nasional, terutama pembangunan infrastruktur energi yang berdampak
  langsung pada masyarakat.&lt;br /&gt;Ketua Komisi XII DPR RI, Melchias
  Marcus Mekeng menekankan bahwa kementerian harus mampu
  mempertanggungjawabkan penggunaan dana tersebut melalui peningkatan
  kinerja operasional di lapangan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Saya rasa ini saja kalau
  tidak ada lagi bapak ibu sekalian jadi cukup ya. Kita setujui anggaran
  ESDM Rp 27.372.845.631.000,&amp;quot; ujar Mekeng dalam Rapat Kerja Komisi
  XII DPR RI dengan Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung, dikutip Selasa
  (1/9/2026).&lt;br /&gt;Pagu anggaran tersebut mencakup alokasi belanja
  program strategis infrastruktur sebesar Rp 22,51 triliun dan anggaran
  pendidikan senilai Rp 165,1 miliar. Fokus utama penggunaan dana
  diarahkan pada percepatan pembangunan jaringan gas serta
  elektrifikasi.&lt;br /&gt;Rincian program infrastruktur tahun 2027 meliputi
  pembangunan pipa gas bumi Dumai-Sei Mangkei ruas tahun jamak sebesar
  Rp 3,94 triliun. Selain itu, pemerintah mengalokasikan Rp 5,21 triliun
  untuk pembangunan 959.232 sambungan jaringan gas rumah tangga serta Rp
  158,5 miliar guna pengadaan 14.000 paket konverter kit
  petani.&lt;br /&gt;Sektor ketenagalistrikan juga mendapatkan porsi besar
  untuk program bantuan pasang baru listrik (BPBL) dan infrastruktur
  listrik desa. Pemerintah turut menyiapkan Rp 815,56 miliar untuk paket
  kompor listrik serta Rp 635,24 miliar guna mendukung target konversi
  63.000 unit motor listrik tahun depan.&lt;br /&gt;Mekeng memberikan catatan
  khusus agar Direktorat Jenderal Migas dan Direktorat Jenderal
  Ketenagalistrikan menunjukkan performa yang maksimal sesuai dengan
  besarnya anggaran yang diterima. Hal itu diperlukan agar masyarakat
  dapat merasakan langsung manfaat dari penerimaan APBN yang berasal
  dari pajak.&lt;br /&gt;&amp;quot;Masyarakat sekarang semakin sensitif untuk
  mendalami soal ini apalagi kenaikan anggaran cukup cukup besar. Jadi
  kami minta Dirjen Migas yang dapat 11 triliun lebih ya itu
  performance-nya pak dirjen harus kita tingkatkan ya. Dirjen
  ketenagalistrikan juga elektrifikasi masyarakat harus bisa
  meningkat,&amp;quot; tandasnya.&lt;br /&gt;Berikut rincian pagu anggaran &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt;
  2027:&lt;br /&gt;Total Pagu Anggaran: Rp 27,37 Triliun.&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;Alokasi Penggunaan:&lt;br /&gt;Program Strategis/Infrastruktur: Rp
  22,51 T (82%).&lt;br /&gt;Belanja Operasional &amp;amp; Layanan Manajemen: Rp
  3,56 T (13%).&lt;br /&gt;Publik Non-Fisik: Rp 1,31 T (5%).&lt;br /&gt;Pagu
  Anggaran per Unit Kerja/Eselon I:&lt;br /&gt;Ditjen Minyak dan Gas Bumi: Rp
  11,34 triliun.&lt;br /&gt;Ditjen Ketenagalistrikan: Rp 10,45
  triliun.&lt;br /&gt;Ditjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi: Rp
  1,82 triliun.&lt;br /&gt;BPSDM ESDM: Rp 874,90 miliar.&lt;br /&gt;Badan Geologi:
  Rp 774,83 miliar.&lt;br /&gt;Ditjen Mineral dan Batubara: Rp 702,53
  miliar.&lt;br /&gt;Sekretariat Jenderal: Rp 537,91 miliar.&lt;br /&gt;BPH Migas:
  Rp 474,43 miliar.&lt;br /&gt;Inspektorat Jenderal: Rp 122,46
  miliar.&lt;br /&gt;BPMA (Aceh): Rp 109,35 miliar.&lt;br /&gt;Ditjen Penegakan
  Hukum ESDM: Rp 89,38 miliar.&lt;br /&gt;Setjen Dewan Energi Nasional: Rp
  81,47 miliar.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Rincian Proyek Strategis &amp;amp;
  Infrastruktur:&lt;br /&gt;Sektor   Ketenagalistrikan:&lt;br /&gt;Infrastruktur
  Listrik Desa (Lisdes): Rp   9.672,91 miliar.&lt;br /&gt;Pasang Baru Listrik
  (BPBL) untuk 250.000 RT: Rp   593,18 miliar.&lt;br /&gt;Sektor Minyak dan
  Gas Bumi:&lt;br /&gt;Jaringan Gas   (Jargas) Rumah Tangga (959.232 SR): Rp
  5.212,62 miliar.&lt;br /&gt;Pipa Gas   Bumi Dusem (MYC): Rp 3.948,16
  miliar.&lt;br /&gt;Pipa Transmisi   Semarang-Solo-Jogja: Rp 702,38
  miliar.&lt;br /&gt;Pipa Transmisi   Cirebon-Bandung: Rp 577,56
  miliar.&lt;br /&gt;Konverter Kit (Konkit) Petani   (14.000 paket): Rp 158,50
  miliar.&lt;br /&gt;Sektor EBTKE:&lt;br /&gt;Kompor   Listrik: Rp 815,56
  miliar.&lt;br /&gt;Konversi Motor Listrik (63.000 unit):   Rp 635,24
  miliar.&lt;br /&gt;PLTMH (MYC): Rp 58,58 miliar.&lt;br /&gt;Sektor
  Geologi:&lt;br /&gt;Kapal Geomarin V (MYC): Rp 130,46 miliar.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(pgr/pgr)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260904151550-4-765018/anggaran-kantor-bahlil-disetujui-rp27-t-di-2027-terbesar-buat-ini"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-09-05T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>RI Tawarkan Ratusan Blok Migas ke Investor Rusia</title>
    <link rel="alternate" href="https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5341815" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5341815</id>
    <updated>2026-09-05T01:00:19Z</updated>
    <published>2026-09-05T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Indonesia menawarkan lebih dari
  100 blok minyak dan gas bumi (migas) kepada investor Rusia untuk
  dikembangkan. Tawaran tersebut disampaikan &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; dalam
  rangka mendorong kerja sama investasi sektor energi antara kedua
  negara.&lt;br /&gt;Sekretaris Jenderal &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; Erani
  Yustika mengatakan, pemerintah membuka peluang bagi investor Rusia
  yang tertarik untuk mengikuti proses lelang blok migas yang ditawarkan
  Indonesia.&lt;br /&gt;&amp;quot;Terutama kemarin tuh, ya sektor energi dalam hal
  ini &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt;
  kan menawarkan sekian puluh atau sekian ratus, lebih dari seratus blok
  migas kan kepada investor-investor dari Rusia jika mereka tertarik
  untuk mengikuti proses lelang lah ya,&amp;quot; ujar Erani di &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt;, Jumat
  (4/9/2026).&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Meski begitu, Erani
  mengatakan detail mengenai blok-blok migas   yang ditawarkan maupun
  skema kerja sama investasi tersebut akan lebih   tepat disampaikan
  langsung oleh Menteri ESDM Bahlil   Lahadalia.&lt;br /&gt;&amp;quot;Sebetulnya
  yang paling pokok itu sih, nanti Pak   Menteri-lah yang lebih pas biar
  Pak Menteri. kan akan lebih afdol jika   Pak Menteri yang
  menyampaikan,&amp;quot; ujarnya.&lt;br /&gt;Sebagaimana   diketahui, Menteri
  Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil   Lahadalia mendampingi
  Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja   ke Federasi Rusia
  pada 1-4 September 2026. Prabowo hadir sebagai salah   satu tamu
  kehormatan utama dalam EEF ke-11.&lt;br /&gt;Puncak agenda forum
  berlangsung melalui Sesi Pleno EEF pada 3 September 2026, di mana
  Presiden dijadwalkan menyampaikan pidato mengenai kerja sama ekonomi,
  ketahanan energi, dan investasi di kawasan Eurasia serta Asia-Pasifik
  bersama Presiden Rusia Vladimir Putin dan sejumlah pemimpin negara
  mitra lainnya.&lt;br /&gt;Selain mengikuti agenda utama forum, Presiden juga
  dijadwalkan melakukan pertemuan Bilateral Working Lunch bersama
  Presiden Vladimir Putin. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk
  menindaklanjuti berbagai komitmen kerja sama kedua negara.&lt;br /&gt;Juru
  Bicara &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt;
  Dwi Anggia mengatakan kehadiran Menteri ESDM dalam kunjungan tersebut
  memiliki peran strategis untuk mengawal tindak lanjut agenda energi
  yang sudah disepakati di tingkat Kepala Negara.&lt;br /&gt;&amp;quot;Kehadiran
  Menteri ESDM dalam kunjungan ini memiliki peran strategis untuk
  mengawal tindak lanjut agenda energi, serta memastikan komitmen
  bilateral berjalan sesuai hasil pertemuan kedua kepala negara,&amp;quot;
  ujar Anggia.&lt;br /&gt;Selain agenda kenegaraan, forum EEF juga menjadi
  ruang bagi Menteri ESDM untuk memperkuat komunikasi dengan pemerintah
  dan pelaku usaha Rusia mengenai peluang investasi di sektor energi
  Indonesia.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(pgr/pgr)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260904141920-4-765010/ri-tawarkan-ratusan-blok-migas-ke-investor-rusia"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-09-05T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Asing Net Buy Rp124,85 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya</title>
    <link rel="alternate" href="https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5341786" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5341786</id>
    <updated>2026-09-05T01:00:17Z</updated>
    <published>2026-09-05T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
  terkoreksi tipis dan gagal melanjutkan penguatan pada perdagangan sesi
  I hari ini, Jumat (4/9/2026), setelah pada perdagangan kemarin ditutup
  melonjak 1,09% ke level 6.667,89.&lt;br /&gt;Berdasarkan data Bursa Efek
  Indonesia, pada pukul 12.00 WIB IHSG turun 7,10 poin atau 0,11% ke
  level 6.660,79. IHSG dibuka di level 6.695,69, dengan level tertinggi
  sementara 6.704,13 dan terendah 6.637,48. Sebanyak 266 saham menguat,
  325 saham melemah, dan 196 saham stagnan.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;Mayoritas sektor perdagangan melemah dengan koreksi paling dalam
  dicatatkan oleh sektor konsumer, kesehatan, industri, dan teknologi.
  Adapun kenaikan tertinggi dicatatkan oleh sektor energi. Secara
  spesifik, emiten yang menjadi beban utama pergerakan IHSG hari ini
  antara lain ASII, SRAJ, VKTR, BRMS, dan INDF.&lt;br /&gt;Baca: IHSG Sesi I
  Terkoreksi Tipis 0,11% ke Level 6.660&lt;br /&gt;Meski indeks melemah tipis,
  berdasarkan data Stockbit Sekuritas, investor asing tetap tercatat
  membukukan aksi beli bersih (net foreign buy) sebesar Rp124,85 miliar
  di seluruh pasar (all market) sepanjang sesi I hari ini.&lt;br /&gt;Secara
  keseluruhan, nilai transaksi asing pada sesi I mencapai Rp4,07
  triliun, dengan rincian foreign buy sebesar Rp2,10 triliun dan foreign
  sell Rp1,97 triliun.&lt;br /&gt;Perburuan asing terbesar tertuju pada PT
  Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) dengan nilai net buy mencapai
  Rp258,21 miliar. Di posisi berikutnya terdapat PT Timah Tbk. (TINS)
  senilai Rp98,51 miliar, disusul PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN)
  sebesar Rp67,48 miliar.&lt;br /&gt;Selain itu, investor asing juga memborong
  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) sebesar Rp64,11 miliar,
  PT Petrosea Tbk. (PTRO) Rp24,89 miliar, serta PT &lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;adaro&lt;/span&gt; Andalan Indonesia Tbk.
  (AADI) Rp19,89 miliar.&lt;br /&gt;Di sisi lain, aksi jual asing terbesar
  terjadi pada PT Astra International Tbk. (ASII) dengan nilai mencapai
  Rp57,51 miliar - sejalan dengan saham ASII yang tercatat sebagai salah
  satu beban utama IHSG hari ini. Disusul PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM)
  sebesar Rp38,75 miliar, dan PT Indomonda Agrotama Tbk. (IATA) Rp31,26
  miliar.&lt;br /&gt;Tekanan jual juga terlihat pada PT Erajaya Swasembada
  Tbk. (ERAA) sebesar Rp22,97 miliar, PT Amman Mineral Internasional
  Tbk. (AMMN) Rp21,31 miliar, serta PT Bumi Resources Minerals Tbk.
  (BRMS) Rp18,08 miliar - sejalan dengan saham BRMS yang turut menjadi
  pemberat indeks hari ini.&lt;br /&gt;Berikut daftar net foreign buy dan net
  foreign sell investor asing pada perdagangan sesi I Jumat
  (4/9/2026).&lt;br /&gt;Net Foreign Buy&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;PT Dian Swastatika
  Sentosa Tbk. (DSSA) - Rp258,21 miliar&lt;br /&gt;PT   Timah Tbk. (TINS) -
  Rp98,51 miliar&lt;br /&gt;PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk.   (CUAN) - Rp67,48
  miliar&lt;br /&gt;PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   (BBRI) - Rp64,11
  miliar&lt;br /&gt;PT Petrosea Tbk. (PTRO) - Rp24,89   miliar&lt;br /&gt;PT &lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;adaro&lt;/span&gt;   Andalan Indonesia
  Tbk. (AADI) - Rp19,89 miliar&lt;br /&gt;PT Bumi Resources   Tbk. (BUMI) -
  Rp18,84 miliar&lt;br /&gt;PT CBRE Indonesia Tbk. (CBRE) -   Rp16,80
  miliar&lt;br /&gt;PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) - Rp14,80
  miliar&lt;br /&gt;PT Sinergi Gula Nusantara Tbk. (SGER) - Rp14,71
  miliar&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Net Foreign Sell&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;PT Astra
  International Tbk. (ASII) - Rp57,51 miliar&lt;br /&gt;PT   Aneka Tambang
  Tbk. (ANTM) - Rp38,75 miliar&lt;br /&gt;PT Karya Pacific   Energy Tbk.
  (IATA) - Rp31,26 miliar&lt;br /&gt;PT Erajaya Swasembada Tbk.   (ERAA) -
  Rp22,97 miliar&lt;br /&gt;PT Amman Mineral Internasional Tbk.   (AMMN) -
  Rp21,31 miliar&lt;br /&gt;PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) -   Rp18,08
  miliar&lt;br /&gt;PT Intermedia Capital Tbk. (MDIA) - Rp17,15
  miliar&lt;br /&gt;PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) - Rp16,58
  miliar&lt;br /&gt;PT Buana Lintas Lautan Tbk. (BULL) - Rp16,08
  miliar&lt;br /&gt;PT Indosat Tbk. (ISAT) - Rp15,52 miliar&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(fsd/fsd)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/market/20260904131656-17-764984/asing-net-buy-rp12485-miliar-di-sesi-i-ini-daftar-sahamnya"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-09-05T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>100 Lebih Blok Migas RI Ditawarkan ke Rusia, Bakal Disambar?</title>
    <link rel="alternate" href="https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5341757" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5341757</id>
    <updated>2026-09-05T01:00:15Z</updated>
    <published>2026-09-05T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta -  &lt;br /&gt;        &lt;br /&gt;Kementerian Energi dan Sumber Daya
  Mineral (ESDM) menawarkan lebih dari 100 blok migas kepada investor
  Rusia. Penawaran ini dilakukan dalam penyelenggaraan Eastern Economic
  Forum di Rusia ke-11 di Vladivostok, Rusia.Hal ini disampaikan oleh
  Sekretaris Jenderal &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt;, Ahmad
  Erani Yustika saat ditemui di Kantor ESDM, Jakarta, Jumat (4/9/2026).
  Sebagai informasi, &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;kementerian
  esdm&lt;/span&gt; sendiri telah membuka tender terhadap lebih dari 100 blok
  migas.&amp;quot;Sektor energi terus, dalam hal ini &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; kan
  menawarkan sekian puluh atau sekian ratus, lebih dari seratus blok
  migas kan kepada investor-investor dari Rusia,&amp;quot; ujar
  Erani.&lt;br /&gt;&amp;quot;Jika mereka tertarik untuk mengikuti proses lelang
  lah ya di situ,&amp;quot; sambungnya.Saat ditanya peluang kerja sama
  energi nuklir dengan Rusia, khususnya terkait rencana pembangunan
  pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) yang sebelumnya sempat
  dikaitkan dengan perusahaan Rusia, Rosatom, Erani belum dapat
  memberikan penjelasan rinci. Ia bilang hal ini akan ada penjelasan
  lebih dari Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.&amp;quot;Soalnya pas yang di
  dalam itu saya nggak ini ya, nggak mengikuti ya. Makanya saya sarankan
  nanti agar Pak Menteri yang lebih dalam, lebih afdol untuk bisa
  memberikan keterangan mengenai hal ini,&amp;quot; kata Erani.Sebelumnya,
  Bahlil menyatakan dirinya mendapat arahan langsung dari Presiden
  Prabowo Subianto untuk menindaklanjuti setiap kesepakatan yang
  dijajaki pada saat kunjungan di Vladivostok, Rusia.Segala kesepakatan
  yang dibangun di Vladivostok diarahkan agar menghasilkan manfaat yang
  dapat dirasakan masyarakat. Bahlil juga memastikan agenda energi tidak
  berhenti pada komitmen, tetapi diarahkan menuju kerja sama yang
  konkret dan memberikan nilai tambah bagi kepentingan
  nasional.&amp;quot;Arahan Bapak Presiden sangat jelas. Kerja sama energi
  dengan Rusia harus memperkuat ketahanan energi nasional, baik melalui
  peningkatan produktivitas migas, pembangunan infrastruktur energi,
  maupun pengembangan teknologi energi masa depan,&amp;quot; ujar Bahlil
  dalam keterangannya.Di panggung Eastern Economic Forum, Bahlil bilang
  Prabowo menyampaikan pentingnya menempatkan ketahanan energi dan
  hilirisasi sumber daya alam sebagai bagian dari pembangunan yang
  berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.Prabowo, kata
  Bahlil, juga menegaskan kemitraan Indonesia dan Rusia perlu bergerak
  lebih jauh dari sekadar pertukaran barang. Rusia memiliki kekuatan
  pada sumber daya energi, ilmu pengetahuan, dan rekayasa maju,
  sementara Indonesia memiliki pasar domestik yang besar sekaligus
  menjadi pintu masuk menuju kawasan ASEAN.Kekuatan yang saling
  melengkapi tersebut membuka peluang kolaborasi pada berbagai rantai
  kegiatan energi, termasuk sektor minyak dan gas bumi. Presiden
  menyampaikan bahwa Indonesia menyambut kerja sama Rusia yang dapat
  meningkatkan produktivitas eksplorasi, produksi, dan pengolahan minyak
  dan gas.Selain sektor migas, Pemerintah Indonesia juga membuka ruang
  kerja sama pada pengembangan energi masa depan melalui dukungan
  pengetahuan, teknologi, dan investasi Rusia pada energi terbarukan,
  modernisasi jaringan ketenagalistrikan, serta pemanfaatan energi
  nuklir untuk tujuan damai.Bahlil menegaskan kerja sama tersebut harus
  memiliki tindak lanjut yang jelas agar memberikan manfaat bagi
  industri nasional dan masyarakat. &lt;br /&gt;(hrp/fdl)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://finance.detik.com/energi/d-8648310/100-lebih-blok-migas-ri-ditawarkan-ke-rusia-bakal-disambar"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://finance.detik.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-09-05T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>LRT Jabodebek Dorong Transportasi Ramah Lingkungan, Kenalkan Energi Hija</title>
    <link rel="alternate" href="https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5341728" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5341728</id>
    <updated>2026-09-05T01:00:12Z</updated>
    <published>2026-09-05T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta -  &lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;        LRT Jabodebek mendorong
  adopsi transportasi publik yang ramah lingkungan. Salah satu upaya
  yang dilakukan adalah melibatkan masyarakat untuk beralih ke angkutan
  umum berbasis energi listrik untuk mengurangi penggunaan kendaraan
  pribadi dan kemacetan di jalan raya.Executive Vice President Divisi
  LRT Jabodebek, Suryawan Putra Hia, mengatakan pihaknya terus
  mengembangkan penggunaan &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;energi alternatif&lt;/span&gt; di
  lingkungan operasional LRT Jabodebek. Salah satunya melalui
  pemanfaatan tenaga surya.&amp;quot;Kami akan terus meningkatkan &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;energi alternatif&lt;/span&gt; yang
  menggunakan solar, misalkan seperti solar cell,&amp;quot; ungkap Suryawan
  di Jakarta, Kamis (3/9/2026).Selain itu, LRT Jabodebek juga berupaya
  meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai transportasi hijau. Edukasi
  dilakukan sejak dini, termasuk dengan mengenalkan angkutan perkotaan
  berbasis energi listrik kepada anak-anak sekolah.&amp;quot;Dari anak
  sekolah kita kenalkan sejak dini tentang arti angkutan urban yang
  menggunakan energi listrik, energi hijau. Kemudian juga kita
  berkolaborasi dengan semua unsur, stakeholder semua, untuk bisa
  memanfaatkan LRT Jabodebek untuk semakin baik,&amp;quot;
  ujarnya.Kolaborasi ini dilakukan untuk memberikan kemudahan sekaligus
  meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan begitu, ia
  berharap semakin banyak publik yang beralih ke transportasi ramah
  lingkungan.&amp;quot;Sehingga semakin banyak orang yang beralih dan
  menggunakan LRT Jabodebek. Harapannya demikian sehingga kita bisa
  mengurangi kemacetan di jalan raya,&amp;quot; pungkasnya.        &lt;br /&gt;(ahi/hns)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://finance.detik.com/ekonomi-hijau/d-8648959/lrt-jabodebek-dorong-transportasi-ramah-lingkungan-kenalkan-energi-hija"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://finance.detik.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-09-05T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Sungai Kapuas Mengering, Kapal Tongkang Batu Bara Tak Bisa Berlayar</title>
    <link rel="alternate" href="https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5341650" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5341650</id>
    <updated>2026-09-04T07:00:19Z</updated>
    <published>2026-09-04T07:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
  (ESDM) buka suara terkait fenomena keringnya Sungai Kapuas, Kalimantan
  Barat. Sungai Kapuas sendiri menjadi salah satu jalur distribusi &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; melalui kapal
  tongkang.&lt;br /&gt;Ramai jadi buah bibir publik, Sungai Kapuas saat ini
  mengalami kekeringan lantaran kemarau panjang selama empat bulan
  terakhir. Sungai Kapuas tidak terguyur hujan dan membuat kapal
  tongkang pengangkut &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu
  bara&lt;/span&gt; 'mandek' tidak bisa berlayar.&lt;br /&gt;Menanggapi kondisi itu,
  Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung membantah isu yang menyebut
  terhambatnya operasional kapal tongkang disebabkan oleh kebijakan
  pembatasan kuota produksi. Ia menegaskan bahwa masalah utama di
  lapangan murni karena faktor teknis kedalaman air sungai yang menyusut
  drastis.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&amp;quot;Enggak, itu ya bukan
  karena dibatasi produksinya karena   air untuk ngalirin tongkangnya
  enggak ada air. Iya (sungai kering),   heeh...&amp;quot; katanya saat
  ditemui di sela acara The 12th Indonesia   EBTKE ConEx 2026, di
  Jiexpo, dikutip Jumat (4/9/2026).&lt;br /&gt;Penurunan   debit air sungai
  tersebut berdampak langsung pada mobilisasi logistik   pertambangan,
  terutama di wilayah Kalimantan Timur dan sekitarnya.   Kapal-kapal
  pengangkut &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu   bara&lt;/span&gt;
  dilaporkan tertahan dan terpaksa menunggu hingga kondisi   air kembali
  memungkinkan untuk melakukan pelayaran menuju lokasi
  tujuan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Enggak, enggak. Itu ya saya cek itu kemarin di
  Kalimantan. Ya justru, ya karena sungainya mengering, tongkangnya
  enggak bisa jalan,&amp;quot; bebernya.&lt;br /&gt;Sungai Kapuas Berubah Bak
  Gurun Pasir&lt;br /&gt;Fenomena mengeringnya Sungai Kapuas ramai dibicarakan
  di media sosial. Dalam unggahan Instagram akun @atr.drone, terpantau
  sebuah kapal tongkang sudah hampir tiga bulan kandas di Sungai Kapuas,
  Kalimantan.&lt;br /&gt;Penyusutan debit air Sungai Kapuas di Kampung Sungai
  Raya, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat,
  menghadirkan pemandangan tak biasa sekaligus menjadi daya tarik baru
  bagi masyarakat.Sungai Kapuas di Kalimantan Barat mengalami
  kekeringan.&lt;br /&gt;Pemandangan semakin menarik dengan keberadaan sebuah
  kapal tongkang yang kandas di tengah aliran sungai.&lt;br /&gt;&amp;quot;Sebuah
  kapal tongkang sudah hampir tiga bulan kandas di Sungai Kapuas,
  Kalimantan&amp;quot; tulis akun instagram @atr.drone dalam
  unggahannya.&lt;br /&gt;Hamparan pasir yang biasanya berada di dasar Sungai
  Kapuas kini terlihat membentang luas seiring menyusutnya debit air.
  Kondisi tersebut justru dimanfaatkan warga sebagai lokasi wisata
  dadakan untuk bersantai, berkumpul bersama keluarga hingga menikmati
  panorama matahari terbenam.&lt;br /&gt;Surutnya Sungai Kapuas membuat
  kawasan yang biasanya hanya berupa aliran sungai kini berubah menjadi
  ruang terbuka yang dimanfaatkan masyarakat untuk berekreasi.&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(pgr/pgr)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260904081843-4-764868/sungai-kapuas-mengering-kapal-tongkang-batu-bara-tak-bisa-berlayar"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-09-04T07:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>IHSG Naik 1%, Ditopang Asing Serok Saham Bank Jumbo</title>
    <link rel="alternate" href="https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5341621" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5341621</id>
    <updated>2026-09-04T07:00:15Z</updated>
    <published>2026-09-04T07:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia — Investor asing mencatatkan aksi beli bersih
  atau net buy sebesar Rp1,07 triliun di pasar saham Indonesia pada
  perdagangan Kamis (3/9/2026). Aksi tersebut terjadi seiring penguatan
  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 1,09% ke level
  6.667,89.&lt;br /&gt;Berdasarkan data perdagangan, nilai pembelian saham
  oleh investor asing mencapai Rp6,218 triliun, sedangkan nilai
  penjualan sebesar Rp5,149 triliun. Dengan demikian, terjadi net buy
  sebesar Rp1,069 triliun, dengan total nilai transaksi asing mencapai
  Rp11,366 triliun.&lt;br /&gt;Bank Mandiri (BMRI) menjadi saham yang paling
  banyak diborong asing dengan net buy mencapai Rp471,4 miliar. Posisi
  berikutnya ditempati Bank Central Asia (BBCA) dengan Rp207,1
  miliar.&lt;br /&gt;Menariknya, saham perbankan kembali mendominasi daftar
  pembelian asing. Selain BMRI dan BBCA, Bank Negara Indonesia (BBNI)
  juga mencatat net buy Rp87,4 miliar, sementara Bank Rakyat Indonesia
  (BBRI) mencatat net buy Rp35,1 miliar.&lt;br /&gt;Jika digabung, empat bank
  jumbo tersebut mencatat net buy asing sekitar Rp801 miliar, atau
  sekitar 75% dari total net buy asing pada perdagangan kemarin.&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;Di luar perbankan, investor asing juga memburu saham Charoen
  Pokphand Indonesia (CPIN) dengan net buy Rp131,9 miliar, Aneka Tambang
  (ANTM) Rp109 miliar, Alamtri Resources Indonesia (&lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;adro&lt;/span&gt;) Rp95 miliar, dan
  Chandra Asri Pacific (TPIA) Rp94 miliar.&lt;br /&gt;Aksi beli juga terlihat
  pada Erajaya Swasembada (ERAA) sebesar Rp83,2 miliar, Astra
  International (ASII) Rp64,2 miliar, serta Dian Swastatika Sentosa
  (DSSA) Rp57,2 miliar. Data perdagangan tersebut menunjukkan daftar 10
  saham dengan net buy terbesar asing.&lt;br /&gt;10 Saham Net Buy Terbesar
  Asing&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) - Rp471,4
  miliar&lt;br /&gt;PT   Bank Central Asia Tbk (BBCA) - Rp207,1 miliar&lt;br /&gt;PT
  Charoen Pokphand   Indonesia Tbk (CPIN) - Rp131,9 miliar&lt;br /&gt;PT Aneka
  Tambang Tbk (ANTM)   - Rp109 miliar&lt;br /&gt;PT Alamtri Resources
  Indonesia Tbk (&lt;span style="background-color: yellow;"&gt;adro&lt;/span&gt;) -
  Rp95 miliar&lt;br /&gt;PT   Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) - Rp94
  miliar&lt;br /&gt;PT Bank Negara   Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) - Rp87,4
  miliar&lt;br /&gt;PT Erajaya   Swasembada Tbk (ERAA) - Rp83,2 miliar&lt;br /&gt;PT
  Astra International Tbk   (ASII) - Rp64,2 miliar&lt;br /&gt;PT Dian
  Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) -   Rp57,2 miliar&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Di sisi
  lain, sejumlah saham justru menjadi sasaran jual asing.   Buana Lintas
  Lautan (BULL) mencatat net sell terbesar sebesar Rp97,3   miliar,
  disusul Bumi Resources (BUMI) Rp88 miliar dan Petrosea (PTRO)   Rp84,8
  miliar.&lt;br /&gt;Tekanan jual juga terjadi pada Kota Satu Properti
  (KOTA) Rp82,5 miliar, Bumi Resources Minerals (BRMS) Rp65,3 miliar,
  serta Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) Rp57,1 miliar.&lt;br /&gt;Selanjutnya,
  asing mencatat net sell pada Indosat (ISAT) Rp56 miliar, Merdeka Gold
  Resources (EMAS) Rp51 miliar, Intermedia Capital (MDIA) Rp45 miliar,
  dan Nusantara Sawit Sejahtera (NSSS) Rp28 miliar.&lt;br /&gt;10 Saham Net
  Sell Terbesar Asing&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) -
  Rp97,3 miliar&lt;br /&gt;PT Bumi   Resources Tbk (BUMI) - Rp88
  miliar&lt;br /&gt;PT Petrosea Tbk (PTRO) -   Rp84,8 miliar&lt;br /&gt;PT DMS
  Propertindo Tbk (KOTA) - Rp82,5   miliar&lt;br /&gt;PT Bumi Resources
  Minerals Tbk (BRMS) - Rp65,3   miliar&lt;br /&gt;PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk
  (CUAN) - Rp57,1 miliar&lt;br /&gt;PT   Indosat Tbk (ISAT) - Rp56
  miliar&lt;br /&gt;PT Merdeka Gold Resources Tbk   (EMAS) - Rp51
  miliar&lt;br /&gt;PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) - Rp45   miliar&lt;br /&gt;PT
  Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) - Rp28 miliar&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;Sementara itu pada perdagangan kemarin Indeks Harga Saham
  Gabungan melesat naik 1,09% ke level 6.667,89. Sebanyak 415 saham
  naik, 228 turun, dan 320 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp
  18,6 triliun, melibatkan 39,3 miliar saham dalam 2,47 juta kali
  transaksi. &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(mkh/mkh)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/market/20260904053931-17-764827/ihsg-naik-1-ditopang-asing-serok-saham-bank-jumbo"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-09-04T07:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Negara Kaya Minyak Krisis Energi: Listrik &amp; BBM Tak Ada-Warga Demo</title>
    <link rel="alternate" href="https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5341569" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5341569</id>
    <updated>2026-09-04T01:00:21Z</updated>
    <published>2026-09-04T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;krisis energi&lt;/span&gt; parah yang
  mencakup kelangkaan bahan bakar, pemadaman listrik, hingga krisis air
  bersih telah melumpuhkan Libya selama lebih dari enam minggu. Rentetan
  krisis yang saling berkaitan ini tak hanya menghancurkan aktivitas
  ekonomi warga, tetapi juga memicu gelombang demonstrasi yang berujung
  pada kekerasan di berbagai wilayah.&lt;br /&gt;Mengutip Xinhua, Kamis
  (3/9/2026), antrean panjang kendaraan tampak mengular di luar stasiun
  pengisian bahan bakar di ibu kota Tripoli di tengah suhu panas yang
  mendekati 40 derajat Celcius. Ahmed Al-Sharif (49), seorang sopir
  truk, terpaksa harus menunggu dua hingga tiga hari hanya untuk
  mendapatkan solar.&lt;br /&gt;Masalah ini diperparah oleh melonjaknya harga
  solar di pasar gelap yang mencapai 8 dinar Libya atau sekitar US$1,26
  (Rp22.302) per liter, melonjak lebih dari 50 kali lipat dari harga
  subsidi resmi.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&amp;quot;Jika saya membeli solar di pasar
  gelap, saya tidak akan   mampu memenuhi kebutuhan hidup dengan
  pendapatan dari pekerjaan   sehari-hari setelah membayarnya,&amp;quot;
  ucapnya.&lt;br /&gt;Pemadaman listrik   yang berlangsung lebih dari 10 jam
  sehari juga menghantam keras sektor   bisnis. Khaled Ibrahim (32),
  pemilik supermarket di Tripoli timur,   menyebutkan bahwa matinya
  mesin pendingin telah membuat barang-barang   bekunya membusuk dan air
  dingin tak lagi tersedia bagi   pelanggan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Ini adalah musim
  terburuk bagi saya, dan saya   tidak dapat bertahan dalam kondisi
  seperti ini,&amp;quot;   paparnya.&lt;br /&gt;Krisis ini bahkan merembet ke
  sistem perairan setelah   terganggunya operasi Great Man-Made River,
  jaringan pipa akuaduk   raksasa yang memasok air tawar ke sebagian
  besar wilayah Libya. Rafaa   Zaid, pemilik kafe di Tripoli tengah,
  terpaksa harus menutup total   bisnisnya akibat kekeringan
  ini.&lt;br /&gt;&amp;quot;Setiap hari yang berlalu   tanpa membuka kafe berarti
  kerugian lain, tapi apa yang bisa saya   lakukan? Saya tidak bisa
  bekerja tanpa air,&amp;quot;   ungkapnya.&lt;br /&gt;Laporan Libya Herald pada
  akhir Agustus mencatat bahwa   pemadaman listrik yang meluas ini telah
  memicu demonstrasi berujung   kekerasan, di mana warga memblokir jalan
  dengan membakar ban hingga   membarikade gedung-gedung pemerintah
  menggunakan puing-puing.   Menanggapi kekacauan tersebut, Ketua
  Perusahaan Listrik Umum Libya   (GECOL) Bashir Al-Marash berjanji
  bahwa krisis listrik ini akan   berakhir dalam dua minggu ke
  depan.&lt;br /&gt;Di sisi lain, juru bicara   Brega Petroleum Marketing
  Company, Ahmed Al-Masallati, menyoroti   hambatan suplai yang berasal
  dari faktor eksternal.&lt;br /&gt;&amp;quot;Krisis   global, dan khususnya
  gangguan pengiriman di Selat Hormuz serta dampak     &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;krisis energi&lt;/span&gt; global,
  telah menunda kedatangan beberapa pengiriman bahan bakar ke
  Libya,&amp;quot; tuturnya.&lt;br /&gt;Ia menambahkan bahwa penurunan produksi di
  kilang Zawia akibat pemadaman listrik dan masalah keamanan domestik
  turut memperburuk pasokan lokal. Meskipun Libya memiliki cadangan
  minyak mentah terbukti terbesar di Afrika, negara ini sangat
  bergantung pada impor produk olahan karena keterbatasan infrastruktur.
  Pakar energi dari Universitas Omar Al-Mukhtar, Tariq Al-Tarhouni,
  menilai akar masalah di negara tersebut sangat
  kompleks.&lt;br /&gt;&amp;quot;Krisis listrik Libya bukan sekadar krisis
  pembangkitan listrik, melainkan krisis dalam pengelolaan seluruh
  sistem energi,&amp;quot; tegasnya.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(tps/luc)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260903141346-4-764672/negara-kaya-minyak-krisis-energi-listrik-bbm-tak-ada-warga-demo"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-09-04T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Purbaya Target Pendapatan Negara Naik 30% dari PT DSI</title>
    <link rel="alternate" href="https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5341540" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5341540</id>
    <updated>2026-09-04T01:00:19Z</updated>
    <published>2026-09-04T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keungan Purbaya Yudhi Sadewa
  menargetkan penerimaan negara akan naik 30% dari hasil kerja PT
  Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) mengawasi lalu lintas ekspor
  komoditas sumber daya alam strategis Indonesia, seperti &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;, minyak mentah
  kelapa sawit, hingga ferro alloy.&lt;br /&gt;Purbaya menjelaskan, target
  peningkatan pendapatan negara dari sisi perpajakan hingga penerimaan
  negara bukan pajak (PNBP) itu diasumsikan dari tugas PT DSI untuk
  menghilangkan kebocoran penerimaan negara dari hasil ekspor komoditas
  yang selama ini terjadi bertahun-tahun.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;&amp;quot;Dari bagian pemerintah, pajak dan lain-lain. Harusnya
  minimal tumbuh 30%,&amp;quot; kata Purbaya saat ditemui di kawasan Hotel
  Kempinski, Jakarta, Kamis (3/9/2026).&lt;br /&gt;Sebagaimana diketahui, pada
  tahun depan pemerintah menargetkan pendapatan negara akan mencapai
  Rp3.426 triliun dalam RAPBN tahun anggaran 2027, naik 6,8% dari
  outlook penerimaan sepanjang 2026 Rp 3.208,1 triliun.&lt;br /&gt;Pendapatan
  negara itu targetnya akan berasal dari penerimaan perpajakan Rp 2.908
  triliun atau tumbuh 10,5% dari outlook tahun ini Rp 2.631,4 triliun,
  dan PNBP Rp 517,4 triliun, turun 10% dari outlook 2026 Rp 575,1
  triliun.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Meski postur itu tak
  mencerminkan proyeksi pertumbuhan   pendapatan negara yang naik
  signifikan, Purbaya optimistis keberadaan   PT DSI bisa mendongkrak
  laju pertumbuhan setoran perpajakan dan PNBP   lebih tinggi pada tahun
  ini maupun tahun depan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Harusnya   meningkat dengan
  signifikan. Kalau kita asumsikan sumber daya alam ini   ngibulnya
  separuhnya, let's say kita ambil itu, paling enggak saya   bisa dapat
  30% naik dari bagi hasil,&amp;quot; paparnya.&lt;br /&gt;PT DSI   sendiri sudah
  mulai beroperasi sejak 1 Juni 2026, dengan mulai   memantau transaksi
  ekspor pada tiga komoditas strategis, yaitu &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;, minyak kelapa
  sawit (CPO), dan ferro alloy (paduan besi).&lt;br /&gt;Berikut adalah
  susunan lengkap Pengurus PT Danantara Sumber Daya Indonesia
  (DSI):&lt;br /&gt;Dewan KomisarisPresiden komisaris : M. Syaifurrahman
  NoerKomisaris: Harold TjiptadjajaKomisaris: Tony WenasKomisaris Mari
  Elka Pengestu&lt;br /&gt;DireksiDirektur Utama: Luke Thomas MahonyDirektur
  Keuangan : Sinthya RoeslyDirektur Manajemen Risiko: Nur Hidayat
  UdinDirektur Legal dan Kepatuhan: Ivan Ferdiansyah Baely&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(arj/arj)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260903134856-4-764651/purbaya-target-pendapatan-negara-naik-30-dari-pt-dsi"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-09-04T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>RESSED UI Dorong Optimalisasi Cadangan &amp; Hilirisasi Tambang</title>
    <link rel="alternate" href="https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5341511" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5341511</id>
    <updated>2026-09-04T01:00:17Z</updated>
    <published>2026-09-04T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Research Group on Energy Security for
  Sustainable Development Universitas Indonesia (RESSED UI), Ali Ahmudi
  menyebut sektor pertambangan Indonesia dinilai perlu segera membuka
  babak baru terkait penerapan hilirisasi yang terintegrasi. Langkah
  strategis ini krusial agar Indonesia tidak terus terjebak dalam pola
  lama, yaitu mengekspor kekayaan alam dalam bentuk mentah, dan mampu
  mendorong penciptaan nilai di dalam negeri sehingga manfaat
  pertambangan dapat dirasakan lebih optimal bagi kedaulatan
  Indonesia.&lt;br /&gt;Hilirisasi, menurutnya, wajib mengoptimalkan manfaat
  kekayaan mineral &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu
  bara&lt;/span&gt; nasional serta menciptakan ekosistem industri yang
  menyambungkan hulu ke hilir, mulai dari mulut tambang, proses
  pengolahan dan manufaktur, hingga bermuara pada produk akhir yang siap
  diserap pasar domestik maupun global.&lt;br /&gt;&amp;quot;Hilirisasi itu bukan
  hanya membangun smelter. Harus ada kepastian suplai dari hulu,
  kemudian hasil olahannya juga harus tersambung ke industri hilir
  sampai menjadi produk akhir,&amp;quot; tegas Ali dikutip, Kamis
  (3/9/2026).&lt;br /&gt;Selama ini, praktik ekspor bahan mentah membuat nilai
  ekonomi yang diraup Indonesia sangat terbatas dan tidak sebanding
  dengan melimpahnya kekayaan mineral di dalam negeri.Padahal, nilai
  jual sebuah komoditas bisa melonjak drastis apabila disentuh proses
  pengolahan dan industri manufaktur tingkat lanjut.&lt;br /&gt;&amp;quot;Kalau
  tidak dihilirisasi, itu tidak akan memberikan nilai tambah apa-apa,
  hanya menjadi bahan mentah. Tapi dengan hilirisasi, nilai tambahnya
  pasti berlipat-lipat,&amp;quot; ujarnya.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;Di atas kertas, Indonesia memiliki modal sumber daya besar untuk
  memuluskan transformasi ini. Mengacu data Badan Geologi, Indonesia
  tercatat menguasai sekitar 42% cadangan nikel global.&lt;br /&gt;Selain itu,
  posisi Indonesia sangat strategis sebagai pemilik cadangan timah
  terbesar di dunia, terbesar keempat untuk bauksit dan emas, peringkat
  keenam untuk &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;,
  serta peringkat kesembilan untuk tembaga.&lt;br /&gt;Meski sebagian besar
  cadangan tersebut telah dikuasai negara melalui BUMN Holding
  Pertambangan MIND ID, sebagian cadangan strategis lainnya masih
  dikuasai oleh perusahaan asing.&lt;br /&gt;Optimalisasi manfaatnya bagi
  Indonesia dapat ditempuh melalui peningkatan kepemilikan nasional
  sebagaimana diatur dalam regulasi pertambangan, sehingga nilai tambah
  dari kekayaan alam tersebut dapat lebih maksimal dirasakan oleh
  rakyat.&lt;br /&gt;Dengan begitu, mandat konstitusi dalam UUD 1945 Pasal 33
  Ayat (3) yang berbunyi bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di
  dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar
  kemakmuran rakyat, akan dapat ditunaikan secara lebih
  optimal.&lt;br /&gt;Dia kembali mengingatkan bahwa kehadiran fasilitas
  pemurnian atau smelter hanyalah titik tengah (midstream) dari
  panjangnya rantai industri. Oleh sebab itu, operasional smelter mutlak
  membutuhkan jaminan pasokan bahan baku dari hulu, sekaligus kesiapan
  industri lanjutan di hilir yang akan menyerap hasil
  olahannya.&lt;br /&gt;&amp;quot;Problem kita bukan hilirisasinya, akan tetapi
  proses terjadinya hilirisasi itu yang kita permasalahkan,&amp;quot; imbuh
  Ali.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Senada dengan visi tersebut,
  Sekretaris Jenderal Satuan Tugas   Hilirisasi dan Ketahanan Energi,
  Ahmad Erani Yustika, memaparkan bahwa   Presiden Prabowo Subianto
  telah menetapkan dua tujuan utama dalam   program hilirisasi nasional
  yakni menggenjot nilai tambah kekayaan   alam dan memangkas
  ketergantungan Indonesia terhadap barang   impor.&lt;br /&gt;&amp;quot;Yang
  pertama kita harus menaikkan nilai tambah   sumber daya alam kita
  sehingga harus diolah di sini, itu yang paling   utama. Yang kedua
  kita justru harus mendorong supaya ketergantungan   impornya itu
  berkurang,&amp;quot; kata Erani.&lt;br /&gt;Erani mencontohkan   pengadaan kabel
  bawah laut yang selama ini banyak mengandalkan pasokan   dari luar
  negeri. Padahal, Indonesia memiliki cadangan tembaga yang   besar dan
  semestinya mampu memenuhi kebutuhan tersebut secara   mandiri.&lt;br /&gt;Ia
  melanjutkan, kebutuhan bahan baku industri strategis   semacam ini
  sudah saatnya dipenuhi oleh kapasitas produksi dalam   negeri. Langkah
  ini akan memperkuat industri nasional sekaligus   menekan laju
  impor.&lt;br /&gt;&amp;quot;Kalau dulu misalnya kabel bawah laut   itu kita
  harus impor, maka kita produksi sendiri. Dulu baru dicukupi   dulu.
  Kalau nanti ada sisanya baru kita berpikir yang lain, misalnya
  ekspor,&amp;quot; tutupnya.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(dpu/dpu)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260903133344-4-764646/ressed-ui-dorong-optimalisasi-cadangan-hilirisasi-tambang"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-09-04T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Asing Net Buy Rp1 Triliun, Kompak Borong Saham BMRI-BBNI</title>
    <link rel="alternate" href="https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5341482" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://ugems.id/ja/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5341482</id>
    <updated>2026-09-04T01:00:14Z</updated>
    <published>2026-09-04T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat
  pada perdagangan Kamis (3/9/2026), setelah sehari sebelumnya ditutup
  melemah tipis. Penguatan indeks turut diiringi derasnya aliran modal
  asing yang masuk ke pasar saham Tanah Air.&lt;br /&gt;Berdasarkan data IDX
  Mobile, IHSG ditutup menguat 72,11 poin atau 1,09% ke level 6.667,89,
  dari penutupan sebelumnya di 6.595,78. Sepanjang perdagangan, indeks
  bergerak di rentang 6.614,71-6.681,84. Nilai transaksi hari ini
  cenderung ramai, tercatat sekitar Rp18,64 triliun, dengan volume
  perdagangan mencapai 40,79 miliar saham dan frekuensi 2,5 juta kali
  transaksi.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Nyaris seluruh sektor
  menguat, dengan kenaikan tertinggi   dicatatkan oleh sektor properti,
  konsumer primer, dan barang baku,   sementara hanya sektor konsumer
  non primer dan kesehatan yang melemah.   Emiten big caps seperti PT
  Bank Central Asia Tbk. (BBCA), PT Astra   International Tbk. (ASII),
  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), PT   Amman Mineral
  Internasional Tbk. (AMMN), PT Charoen Pokphand Indonesia   Tbk.
  (CPIN), dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI)   tercatat
  menjadi penopang utama kinerja IHSG hari ini.&lt;br /&gt;Sejalan   dengan
  penguatan indeks tersebut, investor asing tercatat membukukan   aksi
  beli bersih (net foreign buy) mencapai Rp1,07 triliun di seluruh
  pasar (all market) sepanjang perdagangan hari ini. Bahkan pada
  transaksi pasar reguler, investor asing membukukan net buy yang lebih
  tinggi, yaitu Rp1,11 triliun.&lt;br /&gt;Perburuan asing paling deras
  tertuju pada dua bank pelat merah. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
  (BMRI) menjadi saham dengan net foreign buy terbesar, mencapai
  Rp471,38 miliar, dengan nilai transaksi asing Rp1,04 triliun. Di
  posisi ketujuh, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) turut
  diborong asing senilai Rp87,40 miliar dari total transaksi asing
  Rp176,42 miliar.&lt;br /&gt;Selain kedua bank BUMN tersebut, investor asing
  juga tercatat memborong PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dengan net
  buy Rp207,10 miliar, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) sebesar
  Rp131,92 miliar, serta PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) Rp108,95
  miliar.&lt;br /&gt;Deretan saham lain yang turut menjadi incaran asing yakni
  PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (&lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;adro&lt;/span&gt;) senilai Rp95,05 miliar,
  PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) Rp94,04 miliar, PT Erajaya
  Swasembada Tbk. (ERAA) Rp83,19 miliar, PT Astra International Tbk.
  (ASII) Rp64,17 miliar, dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA)
  Rp57,20 miliar.&lt;br /&gt;Derasnya perburuan asing terhadap BMRI dan BBNI
  ini sejalan dengan momentum penguatan tajam IHSG hari ini, di tengah
  sentimen positif domestik dari penegasan Gubernur Bank Indonesia (BI)
  Destry Damayanti soal prioritas stabilitas ekonomi periode 2026-2031,
  meski pasar global masih dibayangi eskalasi konflik AS-Iran serta
  tingginya yield obligasi global.&lt;br /&gt;Berikut daftar 10 besar saham
  dengan net foreign buy terbesar sepanjang perdagangan Kamis
  (3/9/2026), berdasarkan data per pukul 18.00 WIB:&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;PT
  Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) - Rp471,38 miliar&lt;br /&gt;PT   Bank
  Central Asia Tbk. (BBCA) - Rp207,10 miliar&lt;br /&gt;PT Charoen   Pokphand
  Indonesia Tbk. (CPIN) - Rp131,92 miliar&lt;br /&gt;PT Aneka Tambang   Tbk.
  (ANTM) - Rp108,95 miliar&lt;br /&gt;PT Alamtri Resources Indonesia Tbk.
    (&lt;span style="background-color: yellow;"&gt;adro&lt;/span&gt;) - Rp95,05
  miliar&lt;br /&gt;PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) - Rp94,04
  miliar&lt;br /&gt;PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) - Rp87,40
  miliar&lt;br /&gt;PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA) - Rp83,19 miliar&lt;br /&gt;PT
  Astra International Tbk. (ASII) - Rp64,17 miliar&lt;br /&gt;PT Dian
  Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) - Rp57,20 miliar&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(fsd/fsd)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/market/20260903180536-17-764793/asing-net-buy-rp1-triliun-kompak-borong-saham-bmri-bbni"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-09-04T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
</feed>
