Bos Kadin Ungkap Komponen Tesla-IKEA Ternyata Made in RI!

Admin Ugems
読了時間: 1分 - Sat Aug 01 01:03:00 GMT 2026

Jakarta -

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Anindya Bakrie, menegaskan saat ini Indonesia sudah menjadi pemain kunci dalam rantai pasok global. Kondisi ini terlihat dari banyaknya produk dalam negeri yang sudah masuk ke dalam ekosistem perusahaan-perusahaan besar dunia seperti Tesla, Airbus, hingga IKEA.Hal ini diungkapkan Anindya dalam sambutannya saat pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Kadin di Istana Merdeka, Jakarta Pusat siang ini."Banyak sekali produk-produk dunia dan Indonesia yang sudah menjadi bagian daripada supply chain dunia dan dibuat di Indonesia. Bukan saja Dirgantara Indonesia, Pindad, sepatu On Cloud, Kopiko, tapi juga di seberang sana dipakai oleh Tesla, Airbus, IKEA, dan juga yang lain-lain," kata Anindya saat menyampaikan sambutannya dalam pertemuan di Istana Kepresidenan, Jumat (31/7/2026).
Dalam hal ini, menurutnya nilai ekspor Indonesia sudah mencapai sekitar US$ 300 miliar atau sekitar Rp 5.406,6 triliun (asumsi kurs Rp 18.022) per tahun. Dari jumlah tersebut, sekitar US$ 60 miliar berasal dari komoditas utama seperti batu bara, baja nirkarat, dan kelapa sawit.Sementara US$ 240 miliar atau sekitar Rp 4.325,28 triliun sisanya berasal dari produk manufaktur dan komponen industri milik para anggota Kadin yang menjadi bagian dari rantai pasok global, seperti yang Anindya maksud di awal."Kami melihat bahwa dalam setahun kurang lebih US$ 300 miliar terjadi sebuah ekspor. Di mana di dalamnya di sini ada sekitar US$ 60 miliar datang dari batu bara, stainless steel, dan juga kelapa sawit. Tapi US$ 240 miliar itu adalah yang lain di mana di dalamnya terdapat kotak-kotak kecil yang kalau dipencet itu adalah supply chain dan juga para anggota Kadin," jelas Anindya.Untuk menjaga momentum ini lah, Kadin kemudian meluncurkan platform berupa 'We Buy From Indonesia'. Inisiatif tersebut dilakukan untuk mendorong peningkatan ekspor, investasi ke pasar domestik, dan industrialisasi sekaligus memperluas keterlibatan Indonesia dalam rantai pasok dunia."Bapak Presiden, perkenankan lah kami ingin sekali menyampaikan suatu inisiatif yang berjudul 'We Buy from Indonesia'. Ini adalah inisiatif yang bukan saja sebuah katalog tapi ini adalah suatu platform teknologi dan juga perdagangan," kata Anindya."Jadi tugas kami ialah bagaimana meningkatkan pembelian dari klien yang ada pada saat ini dan meningkatkan kapasitas daripada para produsen yang ada di Indonesia," ujarnya lagi.
(igo/hal)



Source https://finance.detik.com

ページコメント