Manuver Low Tuck Kwong di Saham BYAN: Beli Rp11.200, Lepas di Rp2.588

Admin Ugems
Een minuut lezen - Fri Oct 16 07:00:00 GMT 2026

Jakarta, CNBC Indonesia - Konglomerat pemilik PT bayan resources Tbk (BYAN) Low Tuck Kwong melepas kepemiikan sahamnya di emiten tambang tersebut sebesar 650.000.032 lembar saham.Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Low Tuck Kwong yang juga menjabat sebagai Drektur Utama BYAN melakukan transaksi penjualan pada tanggal 15 Oktober 2026 pada harga Rp 2.588 per saham. Harga tersebut sama dengan harga transaksi yang dilakukan oleh entitas Haji Isam, PT Jhonlin Baratama yang dilakukan pada 8 Oktober 2026.Artinya, petinggi Bayan tersebut mengantongi dana sekitar Rp1,68 triliun.Padahal, pada tanggal 13 Oktober 2026 ia membeli saham BYAN sebanyak 500 ribu saham pada harga Rp 11.200 per saham.

Berdasarkan laporan itu, jumlah saham yang dimiliki Low Tuck Kwong secara langsung turun dari 3.416.667.832 lembar sebelum transaksi menjadi 2.766.667.800 lembar setelah transaksi. Dengan demikian, hak suara yang dimilikinya di BYAN berkurang dari 10,25% menjadi 8,30%. Jenis saham yang dijual adalah saham biasa, dengan status kepemilikan langsung.Dalam laporan tersebut, tujuan transaksi tercatat sebagai divestasi dan transaksi tidak berkaitan dengan perjanjian pembelian kembali (repurchase agreement). Low Tuck Kwong juga menyatakan masih berstatus sebagai pengendali perseroan dan akan mempertahankan pengendalian tersebut.Bukan hanya Low Tuck Kwong, Elaine Low, sang anak juga melepas 16.666.668 lembar saham BYAN pada waktu dan harga yang sama. Berdasarkan laporan tersebut, jumlah saham yang dimiliki Elaine Low di PT bayan resources Tbk turun dari 7.350.500.368 lembar sebelum transaksi menjadi 7.333.833.700 lembar setelah transaksi. Hak suaranya di BYAN pun berkurang tipis dari 22,05% menjadi 22,00%.Sebelumnya, entitas perusahaan milik Haji Isam, yaitu PT Jhonlin Baratama telah mengakuisisi saham PT bayan resources Tbk (BYAN) milik konglomerat Dato' Low Tuck Kwong dan putrinya Elaine Low dengan sebanyak 10.084.088.370 saham.Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), harga transaksi yang tercatat pada tanggal 8 Oktober 2026 berada jauh dari harga pasar yaitu sebesar Rp2.588 per saham. Artinya, PT Jhonlin Baratama merogoh kocek senilai Rp26.097.380.221.560 atau sekitar Rp26,10 triliun.Transaksi tersebut dilakukan melalui Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (PJBS) antara Low Tuck Kwong dan Elaine Low selaku penjual dengan PT Jhonlin Baratama selaku pembeli. Setelah penyelesaian, Jhonlin Baratama memiliki saham yang mewakili 30,25% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan.Transaksi yang dilakukan oleh Low Tuck Kwong dan Elaine Low dilakukan sepanjang periode 14 September hingga 8 Oktober 2026 tercatat tiga transaksi.Transaksi pertama, Low Tuck Kwong, selaku Direktur Utama, melepas 33.333.335 saham pada 6 Oktober 2026. Kemudian, Elaine Low, selaku Pemegang Saham Utama, melepas 16.666.667 saham pada 7 Oktober 2026. Terakhir, Low Tuck Kwong kembali melepas 10.067.421.703 saham pada 7 Oktober 2026.

(rob/rob)



Source https://www.cnbcindonesia.com

Paginareacties