Indeks Bisnis-27 Dibuka Melemah, Saham MAPI-ICBP Masih Bertenaga

Admin Ugems
Uma leitura de um minuto - Fri Jul 17 07:00:00 GMT 2026

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Bisnis-27 dibuka melemah pada perdagangan hari ini, Jumat (17/7/2026). Meskipun begitu, sejumlah saham seperti MAPI, TLKM, hingga ICBP masih mencatatkan penguatan pada pembukaan perdagangan.
Melansir data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks hasil kerja sama BEI dengan Harian Bisnis Indonesia dibuka melemah 0,34% ke level 419,41. Dari 27 konstituen, sebanyak 5 saham menguaat, 19 melemah, dan 3 saham stagnan.
Penguatan harga saham dipimpin oleh PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) yang naik 1,36% ke Rp1.490, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) naik 1,19% ke Rp2.560, dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) naik 0,75% ke Rp6.750.
Selain itu, penguatan juga dialami oleh saham PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) yang naik 0,69% ke Rp725 dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS) naik 0,34% ke Rp1.495. Sementara itu, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI), PT bumi resources Tbk. (BUMI), hingga PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) menjadi saham yang stagnan pada pembukaan perdagangan.

Sebaliknya, pelemahan dialami oleh PT bumi resources Minerals Tbk. (BRMS) yang turun 1,79% ke Rp550, PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) turun 1,46% ke Rp1.350, dan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk. (ANTM) turun 1,30% ke Rp3.040.
Pelemahan juga dialami oleh PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) yang turun 1,19% ke Rp1.250, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) turun 0,96% ke Rp7.725, dan PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) turun 0,95% ke Rp520.
Tim riset MNC Sekuritas memperkirakan posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave (c) dari wave [iv] pada pola triangle.
"IHSG berpeluang menguat menguji 6.137-6.254. Cermati area koreksi terdekat yang diperkirakan berada di 5.974-6.020," seperti dikutip dalam riset MNC Sekuritas, Jumat (17/7/2026).
Analis memperkirakan level support IHSG ada di area 5.839 dan 5.607, serta di level resistance 6.286 dan 6.599.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.



Source https://www.bisnis.com

Comentários da Página