Indeks Bisnis-27 Dibuka Menguat, Saham INCO hingga ADMR Pimpin Reli

Admin Ugems
Uma leitura de um minuto - Wed Apr 15 07:00:00 GMT 2026

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Bisnis-27 dibuka menguat pada perdagangan hari ini, Rabu (15/4/2026). Sejumlah saham seperti INCO, admr, hingga BRPT tercatat melaju pada perdagangan pagi hari ini.
Melansir data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks hasil kerja sama BEI dengan Harian Bisnis Indonesia dibuka menguat 1,23% ke posisi 512,18. Dari 27 konstituen, sebanyak 23 saham dibuka menguat, 1 melemah, dan 3 saham stagnan.
Penguatan harga saham dipimpin oleh PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) yang naik 4,28% ke Rp6.700, diikuti saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. (admr) naik 3,92% ke Rp1.990, dan PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) naik 3,28% ke Rp2.520.
Selain itu, penguatan juga dialami oleh saham PT Astra International Tbk. (ASII) yang menguat 2,85% ke Rp6.325, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) naik 2,25% ke Rp2.730, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) naik 1,63% ke Rp2.490, dan saham PT Indah Kiat Pulp & Papers Tbk. (INKP) naik 1,54% ke Rp9.875.
Penguatan harga saham juga dialami oleh PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) dengan menguat 1,54% ke Rp3.960, PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) naik 1,53% ke Rp266, PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) naik 1,19% ke Rp1.705, dan saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) naik 1,16% ke Rp3.500.
Kinerja saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) juga menguat 1,07% ke Rp3.780, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) menguat 0,98% ke Rp1.545, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) naik 0,96% ke Rp3.150, dan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) naik 0,92% ke Rp1.095.
Sementara itu, pelemahan harga dialami oleh saham PT Dharma Satya Nusantara Tbk. (DSNG) yang terkoreksi 0,85% ke Rp1.740. Tiga saham yang stagnan pada pembukaan perdagangan antara lain PT Medikaloka Hermina Tbk. (HEAL), PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF), dan PT Bukit Asam (Persero) Tbk. (PTBA).
Sebelumnya, Tim Analis MNC Sekuritas memperkirakan saat ini, posisi IHSG diperkirakan masih berada pada bagian dari wave [iv] dari wave A label hitam atau bagian dari wave B pada label merah.
"Posisi tersebut akan membawa IHSG ke rentang 7.700-7.843 sekaligus menguji area resistance-nya. Cermati area koreksi terdekat yang berada di 7.587-7.639," seperti dikutip dalam riset harian, Rabu (15/4/2026).
IHSG diproyeksikan bergerak pada rentang support 7.488, 7.351 dan resistance 7.700, 7.861.
______
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.



Source https://www.bisnis.com

Comentários da Página