Kementerian ESDM Hibahkan PLTS Atap dan Sumur Bor ke Pemda

Admin Ugems
Uma leitura de um minuto - Tue Aug 15 06:32:00 GMT 2023

Liputan6.com, Jakarta - Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) bersama dengan Badan Geologi Kementerian ESDM menghibahkan Barang Milik Negara (BMN) berupa infrastruktur Penerangan Jalan Umum - Tenaga Surya (PJU-TS), Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap, revitalisasi PLTS Terpusat dan sumur bor.
Penyerahterimaan BMN ini merupakan wujud akuntabilitas pengelolaan BMN di lingkungan Kementerian ESDM, khususnya di Ditjen EBTKE dan Badan Geologi.


BACA JUGA: KPK Akui Pegawainya Diperiksa Polda Metro soal Kebocoran Penyelidikan Korupsi di Kementerian ESDM

BACA JUGA: Polda Metro Bakal Periksa Firli Bahuri Terkait Bocornya Sprinlidik Kasus Korupsi Tukin Kementerian ESDM?

BACA JUGA: Nasib Izin Ekspor Freeport Kini di Tangan 2 Instansi Ini



Baca Juga

Tarif Listrik Nonsubsidi Seharusnya Naik di Kuartal III 2023
Tarif Listrik Subsidi Tak Naik hingga 3 Bulan ke Depan
Kasus Kebocoran Dokumen Diusut Polda, KPK: Kami Patuh Terhadap Aturan





"Acara ini merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan pengelolaan barang milik negara di lingkunganKementerian ESDM secara lebih akuntabel, khususnya pada Ditjen EBTKE dan Badan Geologi yang handal dan berkualitas," kata Sekretaris Direktorat Jenderal EBTKE Sahid Junaididikutip dari keterangan tertulis, Jumat (23/6/2023).
Serahterima infrastruktur EBTKE ke Pemerintah Daerah ini, lanjut Sahid, juga merupakan upaya Pemerintah dalam melakukan percepatan dan mendorong pengembangan dan pemanfaatan energi terbarukan di daerah, Dimana saat ini Indonesia sedang memasuki masa transisi energi, menuju energi bersih dan berkelanjutan sampai dengan tahun 2060.
"Pemerintah sedang berkomitmen untuk meingkatkan Bauran EBT 23% tahun 2025, juga target pengurangan GRK melalui NDC tahun 2030 dengan target-target yang cukup ambisius, seluruhnya sejalan dengan Road Map Net Zero Emission 2060 dan harus menjadi acuan dalam pengembangan energi mulai saat ini," urainya.
Sahid mengungkapkan, hingga saat ini, dalam kurun waktu 12 tahun, tercatat sebanyak 477.483 unit infrastruktur EBTKE telah diserahkan kepada Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Daerah/Pemerintah Kota dengan total senilai 5,6 Triliun Rupiah. Sementara total BMN yang diserahterimakan pada kesempatan ini sebanyak 6.453 unit yang tersebar di 14 kabupaten dan 2 provinsi dengan total nilai perolehan senilai 48,6 Miliar Rupiah berupa PJU-TS, PLTS Atap dan Revitalisasi PLTS Terpusat.
"Kami berharap infrastruktur tersebut dapat dipelihara untuk dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya guna peningkatan pelayanan masyarakat. Melalui tangan-tangan orang baik Bapak/Ibu sekalian, masyarakat dapat memperoleh akses terhadap energi bersih dan berkelanjutan," ungkapnya.



Source https://www.liputan6.com

Comentários da Página