Harga Batu Bara Acuan Periode I Februari 2026 Naik, Tembus US$ 106,11

Admin Ugems
En minuts läsning - Mon Feb 02 07:00:00 GMT 2026

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menetapkan Harga batu bara Acuan (HBA) untuk penjualan batu bara periode pertama Februari 2026. Hal tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 47 Tahun 2026 tentang Harga Mineral Logam Acuan dan Harga Batubara Acuan untuk Periode Pertama Bulan Februari Tahun 2026.
Adapun tiga kategori HBA pada periode pertama Februari 2026 terpantau mengalami kenaikan dibandingkan periode kedua Januari 2026, kecuali untuk kategori HBA II dengan nilai kalori 4.100 kcal/kg GAR yang mengalami penurunan tipis.
Di dalam aturan tersebut, pemerintah setidaknya memisahkan HBA berdasarkan 4 kategori. Adapun, bila dibandingkan dengan HBA pada periode kedua bulan Januari 2026 lalu, kategori batu bara dengan kalori tertinggi, Kategori I, dan Kategori, III mengalami kenaikan harga, sedangkan Kategori II mengalami penurunan harga.
"Awal Februari 2026 ini, pasar minerba masih menunjukkan sinyal optimisme. Permintaan terhadap mineral strategis tetap solid seiring penguatan industri dan agenda hilirisasi nasional, di tengah dinamika transisi energi global," tulis Direktorat Jenderal Mineral dan batu bara Kementerian ESDM dalam unggahan Instagram @ditjenminerba, dikutip Senin (2/2/2026).

Berikut daftar HBA periode pertama Februari 2025:
Pertama, HBA dalam kesetaraan nilai kalor 6.322 kcal/kg GAR, Total Moisture 12,26%, Total Sulphur 0,66%, dan Ash 7,94 ditetapkan sebesar US$ 106,11 per ton. Angka tersebut mengalami kenaikan dibandingkan dengan HBA pada periode kedua bulan Januari 2026 sebesar US$ 104,03 per ton.
Kedua, untuk HBA I dengan kesetaraan nilai kalori 5.300 kcal/kg GAR, total moisture 21,32%, sulphur 0,75%, dan ash 6,04% periode pertama bulan Februari 2026 ditetapkan sebesar US$ 73,96 per ton. Angka ini mengalami kenaikan apabila dibandingkan dengan harga periode kedua bulan Januari 2026 sebesar US$ 71,61 per ton.
Ketiga, untuk HBA II dengan kesetaraan nilai kalori 4.100 kcal/kg GAR, total moisture 35,73%, sulphur 0,23%, dan ash 3,9% periode pertama bulan Februari 2026 yakni US$ 48,21 per ton. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan HBA periode kedua bulan Januari 2026 yang berada di level US$ 48,39 per ton.
Keempat, untuk HBA III dengan kesetaraan nilai kalori 3.400 kcal/kg GAR, total moisture 44,30%, sulphur 0,24%, dan ash 3,88% periode pertama bulan Februari 2026 ditetapkan sebesar US$ 35,83 per ton. Angka ini mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan periode kedua bulan Januari 2026 yang berada di level US$ 35,38 per ton.



(wia)



Source https://www.cnbcindonesia.com

Kommentarer