Jakarta, CNBC Indonesia - Mayoritas harga komoditas melonjak tajam pada perdagangan Rabu (12/7/2023) setelah inflasi Amerika SerikatA(S) melandai pada Juni 2023. Komoditas bahkan terbang hingga 1,3% dan kembali ke level US$ 1.950. Namun, harga batu bara anjlok terus bahkan terjun ke level terendah dalam dua tahun terakhir.
Seperti diketahui, inflasi AS melandai ke 3% (year on year/yoy) pada Juni 2023, dari 4% (yoy) pada Mei. Melandainya inflasi AS menjadi kabar gembira karena ekspektasi pasar melihat pelonggaran kebijakan moneter AS bisa menjadi kenyataan.
Laju nflasi AS jauh di bawah ekspektasi pasar yang memproyeksi inflasi Juni sebear 3,1%. Laju inflasi Juni juga menjadi yang terendah sejak Maret 2021. Sementara itu, harga batu bara terjun bebas karena melandainya permintaan dari China, India, hingga Eropa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selengkapnya mengenai perkembangan harga komoditas bisa dibaca pada artikel di bawah ini:
Harga batu bara
Baca:
Breaking! Harga Batu Bara Jatuh ke Level Terendah 2 Tahun
Harga emas global
Baca:
Breaking News! Harga Emas Terbang 1,3% Berkat Amerika
Harga emas Pegadaian
Baca:
Emas Global Pesta, Harga Emas Pegadaian Malah Diobral
Harga emas Antam
Baca:
Gak Mau Nanggung! Emas Antam Meroket Rp11.000 Hari Ini
Harga CPO
Baca:
Kena PHP! Sudah Nanjak, Harga CPO Balik Terkoreksi Hari Ini
Harga minyak mentah
Baca:
Terima Kasih Amerika! Minyak Kembali Menguat
CNBC INDONESIA RESEARCH
[emailprotected]
[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya
Pemilik Emas Sambut Gembira Kabar Buruk dari AS, Kok Bisa?
(mae/mae)
Source https://www.cnbcindonesia.com