Sinyal Dividen Indo Tambangraya Megah (ITMG)

Admin Ugems
En minuts läsning - Wed Sep 09 07:00:00 GMT 2026

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten batu bara PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) memberikan kisi-kisi dividen interim ke pemegang saham perseroan.
Direktur Utama Indo Tambangraya Megah Mulianto mengatakan sampai saat ini, dividen interim perseroan masih berada dalam perhitungan. Menurutnya, dividen adalah salah satu cara ITMG sebagai perusahaan publik untuk memberikan nilai ke pemegang saham mereka.
“Pada prinsipnya bahwa dividen interim adalah salah satu cara ITMG untuk men-deliver value kepada shareholder kami,” ucap Mulianto, dalam konferensi pers Public Expose Live ITMG, Rabu (9/9/2026).
Mulianto melanjutkan ITMG akan selalu mencoba menyeimbangkan pembagian dividen dengan kegiatan-kegiatan investasi ITMG ke depan, untuk memastikan keberlanjutan dan perkembangan dari ITMG untuk bisa berlanjut secara lancar

Secara historis, ITMG merupakan perusahaan yang rutin memberikan dividen ke pemegang sahamnya. ITMG biasanya memberikan dividen payout ratio yang cukup tinggi ke investornya.
Seperti misalnya pada tahun buku 2017 dan 2018, dividen payout ratio ITMG mencapai 100%.
Adapun pada tahun buku 2025, ITMG membagikan dividen senilai US$115 juta atau setara 60% dari laba bersih perseroan.
Dari total dividen tersebut, sebesar US$50 juta atau setara Rp738 per saham telah didistribusikan ke pemegang saham sebagai dividen interim pada 26 November 2025.
Sampai semester I/2026, laba bersih ITMG tercatat meningkat menjadi US$105,9 juta, atau setara Rp1,89 triliun (kurs tengah BI Rp17.856 per dolar AS). Laba bersih ini naik 16,51% secara tahunan dari US$90,97 juta.
ITMG mencatatkan pendapatan sebesar US$1 miliar pada semester I/2026, meningkat sebesar 9% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar US$919,4 juta.
Kenaikan pendapatan tersebut didukung oleh kenaikan volume penjualan sebesar 5% dan kenaikan ASP sebesar 4% secara year-on-year. Kenaikan ASP tersebut sejalan dengan harga acuan batu bara yang menguat.
Manajemen menjelaskan harga jual rata-rata (ASP) batu bara perseroan meningkat dari US$78/ton pada semester I/2025 menjadi US$81/ton pada semester I/2026.



Source https://www.bisnis.com

Kommentarer