Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Bisnis-27 ditutup melemah pada perdagangan hari ini, Selasa (30/6/2026). Meskipun begitu, sejumlah saham seperti CPIN, ICBP, hingga UNTR masih bertenaga hingga perdagangan sore hari.
Melansir data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks hasil kerja sama BEI dengan Harian Bisnis Indonesia ditutup melemah 3,36% ke level 384,07. Dari 27 konstituen, sebanyak 4 saham menguat, 22 melemah, dan 1 saham stagnan.
Kinerja bertenaga dialami oleh PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) yang naik 9,68% ke Rp3.400, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) naik 2,26% ke Rp6.800, PT United Tractors Tbk. (UNTR) naik 1,88% ke Rp23.000, dan PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) naik 0,99% ke Rp1.525.
Sebaliknya, pelemahan harga saham dialami oleh PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) turun 7,79% ke Rp284, PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) turun 6,48% ke Rp462, PT bumi resources Tbk. (BUMI) turun 6,38% ke Rp132, dan PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) turun 6,36% ke Rp4.120.
Nasib serupa dialami PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang turun 6,33% ke Rp5.550, PT bumi resources Minerals Tbk. (BRMS) turun 5,20% ke Rp474, PT Aneka Tambang (Persero) Tbk. (ANTM) turun 4,78% ke Rp2.590, dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS) turun 4,21% ke Rp1.365.
Indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan masih melanjutkan koreksinya pada perdagangan hari ini, Selasa (30/6/2026).
Tim riset MNC Sekuritas mengatakan IHSG masih didominasi oleh tekanan jual, pergerakan IHSG pun masih berada di bawah MA20-nya. Posisi IHSG diperkirakan masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv].
"Kami perkirakan, IHSG rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji rentang area 5.723-5.784," tulis MNC Sekuritas dalam risetnya, Selasa (30/6/2026). Adapun penguatan IHSG dalam jangka pendek diperkirakan akan menguji level 5.837-5.845.
Menurut MNC Sekuritas, level support IHSG berada di 5.784 dan 5.594, sedangkan level resistance di 6.286 dan 6.459.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
Source https://www.bisnis.com