Indeks Bisnis-27 Ditutup Hijau Ditopang Penguatan Saham ADMR, BBCA hingga UNTR

Admin Ugems
A Minute Read - Wed Feb 04 01:00:00 GMT 2026

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Bisnis-27 ditutup di zona hijau pada perdagangan hari ini, Selasa (3/2/2026). Saham konstituen yang menguat antara lain adalah admr, BBCA, sampai UNTR.
Melansir IDX Mobile, indeks hasil kerja sama harian Bisnis Indonesia ini menguat 2,11% ke 535,86. Laju indeks ditopang 20 saham konstituen yang ditutup naik. Sisanya, hanya 4 saham yang koreksi dan 3 saham tidak berubah.
Indeks Bisnis-27 hari ini bergerak di rentang 515,53 sampai 535,86, dengan volume transaksi sebesar 16,16 miliar saham senilai Rp10,84 triliun. Kapitalisasi pasar indeks kini berada di level Rp4.028 triliun.
Saham konstituen yang dibuka menguat hari ini antara lain adalah PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. (admr) naik 2,43% ke Rp1.895, saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) naik 1,45% ke Rp1.750, saham PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) naik 3,15% ke Rp3.930, dan PT Astra International Tbk. (ASII) yang naik 8,37% ke Rp6.800.

Berikutnya, ada saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang naik 0,6% ke Rp7.650, saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) menguat 2% ke Rp4.590, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) naik 0,63% ke Rp4.830, saham PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) naik 7,61% ke Rp1.980, dan saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) yang menguat 20% ke Rp264.
Selanjutnya, ada saham PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) yang naik 4,64% ke Rp6.200, saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) naik 4,49% ke Rp2.790, saham PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) naik 0,88% ke Rp1.150, saham PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) menguat 2,11% ke Rp1.455, hingga saham PT United Tractors Tbk. (UNTR) yang naik 7,06% ke Rp26.175.
Adapun, level indeks Bisnis-27 hari ini meski menguat namun mencerminkan koreksi 3,88% dalam sepekan terakhir. Indeks sempat mengalami tekanan pekan lalu seiring dengan lesunya indeks harga saham gabungan (IHSG). Kali ini, bersamaan dengan indeks Bisnis-27 yang menguat IHSG juga ditutup menguat 2,52% atau 199,97 poin ke 8.122,60.
Sebelumnya, Analis Infovesta Kapital Advisori, Ekky Topan memperkirakan dalam pekan ini pasar saham masih akan cukup volatil. Menurutnya, peluang rebound IHSG tetap ada karena penurunan pekan lalu sudah sangat dalam, tapi setelah itu kemungkinan besar pasar akan cenderung konsolidasi dan masih rawan melemah lagi.
Ekky melihat investor saat ini menantikan seberapa cepat dan seberapa tegas eksekusi perbaikan pasar modal yang dijanjikan pemerintah.
"Kekhawatiran memang belum sepenuhnya pulih, walaupun sudah ada banyak respons kebijakan dari otoritas untuk meredam kepanikan," ujar Ekky kepada Bisnis, Selasa (2/2/2026).
Untuk mengantisipasi berlanjutnya kekhawatiran investor yang melanda pasar saham pekan lalu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merilis 8 rencana aksi reformasi pasar modal. Menurutnya, langkah otoritas tersebut diharapkan bisa mengembalikan kepercayaan pasar, walau eksekusinya butuh waktu.
_______
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.



Source https://www.bisnis.com

Page Comments