United Tractors (UNTR) Tebar Dividen Interim Rp2,05 Triliun, Cek Jadwalnya

Admin Ugems
A Minute Read - Mon Sep 29 07:00:00 GMT 2025

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten Grup Astra, PT United Tractors Tbk. (UNTR) mengumumkan akan membagikan dividen interim kepada investor senilai Rp2,05 triliun atau setara Rp567 per saham.
Corporate Secretary UNTR Sara K. Loebis mengungkapkan pembagian dividen tersebut telah sesuai dengan keputusan sirkuler Direksi dan telah disetujui Dewan Komisaris perseroan pada 26 September 2025, di mana ditetapkan pembagian dividen interim kepada investor adalah senilai RpRp2.059.235.780.112 yang bersumber dari laba bersih semester I/2025.
"Perseroan akan membagikan dividen interim tahun buku 2025 sebesar Rp2,05 triliun atau Rp567 per lembar kepada para pemegang saham perseroan," kata Sara dalam keterangan resmi, Senin (29/9/2025).
Adapun jadwal pembagian dividen UNTR antara lain, akhir periode perdagangan saham dengan hak dividen (cum dividen) di pasar reguler dan negosiasi pada 7 Oktober 2025. Sementara itu, tanggal perdagangan saham tanpa hak dividen (ex dividen) di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 8 Oktober 2025.

Kemudian cum dividen di pasar tunai pada 9 Oktober 2025, dengan ex dividen di pasar tunai pada 10 Oktober 2025. Sementara itu, tanggal daftar pemegang saham yang berhak mendapatkan dividen atau recording date 9 Oktober 2025.
"Tanggal pembayaran dividen interim UNTR pada 24 Oktober 2025," tambah Sara.
Sara menuturkan jadwal pelaksanaan dan tata cara pembayaran dividen tersebut telah dikoordinasikan dengan BEI, Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dan Biro Administrasi Efek perseroan.
Perseroan juga menegaskan pembagian dividen interim untuk tahun buku 2025 kepada pemegang saham UNTR, sebagaimana disebutkan dan tidak akan mempengaruhi kelangsungan usaha perseroan.
Sebagai informasi, PT United Tractors Tbk. (UNTR) mencetak laba bersih senilai Rp8,13 triliun sepanjang semester I/2025. Sementara itu, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya adalah sebesar Rp80,70 triliun.
Sementara itu, total ekuitas UNTR tercatat sebesar Rp101,28 triliun sampai akhir Juni 2025.
Peluang UNTR Akuisisi Tambang Mineral di Australia
Pada pemberitaan bisnis sebelumnya, UNTR menyampaikan akan terus mencari portofolio tambang potensial. Salah satu ekspansi yang diincar adalah ekspansi tambang mineral di Australia.
Investor Relations United Tractors Ari Setiawan menjelaskan UNTR memiliki aspirasi pada 2030 untuk menyeimbangkan portofolio perseroan.
“Kami terus fokus untuk menambah portofolio kami di bidang mineral, untuk menyeimbangkan bisnis antara coal dan non-coal,” ujar Ari dalam Workshop Wartawan United Tractors di Jakarta, Kamis (25/9/2025).
Ari melanjutkan, saat ini terdapat beberapa proyek tambang mineral yang tengah dikaji oleh UNTR, tetapi pihaknya belum dapat menjelaskan lebih detail dan tidak menutup kemungkinan UNTR akan mengkaji untuk mencari potensi akuisisi di luar Indonesia.
“Salah satu fokus areanya adalah yang menurut kami cukup potensial adalah di Australia,” katanya.
Selain emas dan nikel, lanjut Ari, UNTR juga mengkaji berbagai tambang mineral yang sesuai dengan spesifikasi atau kriteria perseroan.
Sebelumnya, Direktur United Tractors Iwan Hadiantoro mengatakan UNTR saat ini terus aktif mencari peluang di sektor nikel dan emas, baik di dalam maupun luar negeri.
“Mudah-mudahan ke depannya kita bisa terus untuk menambah portofolio kita di sektor mineral mining ini,” kata Iwan dalam Pubex Live, Senin (8/9/2025).
______
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.



Source https://www.bisnis.com

Page Comments