IHSG Turun 3% Asing Net Buy Rp 1 T, Saham Ini Jadi Incaran

Admin Ugems
一分钟阅读 - Tue Mar 10 07:00:00 GMT 2026

Jakarta, CNBC Indonesia — Investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih (net foreign buy) di sejumlah saham pada perdagangan 9 Maret 2026. Beberapa saham sektor energi, pertambangan, hingga perbankan masuk dalam daftar emiten yang paling banyak dikoleksi investor global.
Secara keseluruhan, total transaksi investor asing di pasar mencatat nilai beli Rp8,758 triliun dan nilai jual Rp7,648 triliun, sehingga menghasilkan net foreign buy sekitar Rp1,11 triliun pada perdagangan tersebut.
Saham energi dan komoditas cukup dominan, yang menandakan minat investor global terhadap emiten berbasis sumber daya alam di tengah eskalasi geopolitik di Timur Tengah.
Pacific Strategic Financial (APIC) menjadi saham dengan net buy asing terbesar, yakni Rp 463,2 miliar. Lalu diikuti oleh Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) Rp 152,1 miliar dan bumi resources (BUMI) Rp 137,8 miliar.

Selengkapnya, berikut 10 saham dengan net foreign buy terbesar pada perdagangan tersebut:

PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC) - Rp463,2 miliar
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) - Rp152,1 miliar
PT bumi resources Tbk (BUMI) - Rp137,8 miliar
PT Petrosea Tbk (PTRO) - Rp134,6 miliar
PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) - Rp121,1 miliar
PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) - Rp91,7 miliar
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) - Rp88,4 miliar
PT Barito Pacific Tbk (BRPT) - Rp83,6 miliar
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) - Rp81,8 miliar
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) - Rp69,6 miliar


Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok pada perdagangan kemarin. IHSG terpantau sempat ambruk -5,2% ke level 7.156, namun memangkas koreksi menjadi -3,27% atau anjlok 248 poin ke level 7.337,37 di akhir perdagangan.
Sebanyak 708 saham turun, 68 naik, dan 41 tidak bergerak yang menandakan tingginya aksi jual di pasar saham domestik.
Adapun nilai transaksi mencapai Rp 23,77 triliun yang melibatkan 46,64 miliar saham dalam 1,62,471 juta kali transaksi.
Seluruh sektor perdagangan melemah, dengan koreksi paling dalam dicatatkan oleh sektor infrastruktur dan industri.

(mkh/mkh)



Source https://www.cnbcindonesia.com

页面评论