RI Bakal Libatkan Swasta Bangun Tangki Penyimpanan BBM

Admin Ugems
一分钟阅读 - Fri Mar 13 07:01:00 GMT 2026

Indramayu, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana menggandeng pihak swasta dalam pembangunan tangki penyimpanan minyak (oil storage) di Sumatra guna meningkatkan kapasitas cadangan energi nasional hingga mencapai tiga bulan.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) kementerian esdm Laode Sulaiman mengatakan, pembangunan fasilitas penyimpanan tersebut tidak hanya akan melibatkan PT Pertamina (Persero), tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha lain untuk ikut berpartisipasi.
Menurutnya, secara umum lokasi pembangunan tangki penyimpanan minyak tersebut telah diarahkan di wilayah Sumatra. "Kemarin sudah disebutkan di wilayah Sumatera. Kemudian untuk proses pembangunannya tentu tidak dibatasi hanya oleh Pertamina tapi juga bisa oleh pelaku-pelaku usaha yang lain," kata Laode ditemui di Kawasan Kilang Balongan, Kamis (12/3/2025).


Lebih lanjut, Laode mengungkapkan skema keterlibatan swasta dalam pembangunan fasilitas energi sejatinya bukan hal baru. Saat ini, sejumlah fasilitas penyimpanan minyak yang ada juga telah melibatkan pihak di luar Pertamina.
"Ini sudah disampaikan bahwa karena kita masih sampai saat ini yang tersedia itu sampai dengan 23 hari maka kita akan membangun tambahan sampai dengan 90 hari ya, seperti yang kemarin sudah disampaikan oleh Pak Menteri. Seperti itu," ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan kapasitas penyimpanan minyak nasional saat ini masih terbatas. Kapasitas penyimpanan RI saat ini baru mampu menopang kebutuhan sekitar 20 hingga 25 hari.
Bahlil menilai pembangunan fasilitas penyimpanan menjadi prioritas agar pemerintah memliki ruang yang cukup untuk menampung minyak dalam jumlah besar.
"Storage kita harus dibangun dulu. Untuk minimal 3 bulan. Kalau impor banyak mau taruh dimana? Emang faktanya begitu bukan salah siapa-siapa," ujar Bahlil dalam Konferensi Pers di kementerian esdm, dikutip Senin (9/3/2026).
Adapun, feasibility study untuk proyek tersebut saat ini sedang berjalan dan ditargetkan dapat mulai direalisasikan pada tahun ini. Meski demikian, ia belum merinci secara detail lokasi pembangunan tangki penyimpanan tersebut.
"FS lagi jalan, target tahun ini dilakukan. Lokasi di Sumatra jangan tanya saya detailnya," ujarnya.

(pgr/pgr)



Source https://www.cnbcindonesia.com

页面评论